Advertisement

Ingat! Hal Ini Bisa Dilakukan dan Dilarang setelah Vaksinasi Covid-19

Newswire
Rabu, 10 Maret 2021 - 12:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Ingat! Hal Ini Bisa Dilakukan dan Dilarang setelah Vaksinasi Covid-19 Presiden Jokowi naik kereta commuter bersama penumpang KRL tujuan Bogor, Rabu (6/2/2019) - Dok. Agus Gumiwang Kartasasmita

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan orang-orang yang telah divaksinasi penuh (lengkap) bisa mengadakan pertemuan skala kecil tanpa masker. Namun hal ini hanya dilakukan dengan orang-orang yang tidak divaksinasi berisiko rendah terkena Covid-19 parah.

Secara khusus, mereka juga bisa mengunjungi orang yang tidak divaksinasi dari satu rumah tangga dan berisiko rendah terkena Covid-19 parah.

"Tingkat kewaspadaan harus ditentukan karakteristik orang yang belum divaksinasi, yang tetap tidak terlindungi dari Covid-19," kata CDC.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

CDC juga menyatakan, bahwa orang yang sudah divaksinasi lengkap dapat bersosialisasi di dalam ruangan dengan orang lain yang (juga sudah divaksinasi lengkap) tanpa jarak, dapat melewatkan karantina dan pengujian, jika terpapar kasus Covid-19 tanpa gejala. Namun, mereka masih harus memantau gejala selama 14 hari.

Walau begitu, CDC akan memperbarui rekomendasinya karena pertimbangan lebih banyak orang yang divaksinasi, tingkat penyebaran virus di komunitas berubah dan bukti ilmiah tambahan tersedia.

Hal yang Dilarang

CDC masih menyarankan, agar semua orang termasuk orang yang divaksinasi, tidak melepas masker dan abai menjaga jarak fisik di sekitar mereka yang tidak divaksinasi yang berisiko tinggi.

Tetap menghindari keramaian, dan tempat yang berventilasi buruk, serta tidak lupa menjaga kebersihan tangan.

"Kita masih harus berhati-hati. Kita seharusnya tidak menganggap vaksinasi sebagai baju zirah, seolah-olah Anda kebal terhadap segalanya," kata pakar penyakit menular di Vanderbilt University School of Medicine, William Schaffner seperti dikutip dari Health.

Advertisement

Ahli epidemiologi di Johns Hopkins, Kate Grabowski mengingatkan, saat ini masih banyak orang yang belum divaksinasi dan tingkat penularan Covid-19 masih sangat tinggi.

Bagaimana soal bepergian dan makan di restoran?

CDC belum memperbarui panduan perjalanannya. Saat ini, mereka masih menyarankan orang untuk menghindari perjalanan yang tidak penting.

Advertisement

Jadi, meskipun Anda telah divaksinasi penuh, naik kereta api, pesawat, atau bus ke rumah nenek ketika negara masih dalam pandemi serius tidak disarankan.

"Kita tahu banyak varian telah muncul dari luar negeri dan koridor perjalanan adalah tempat di mana orang banyak berbaur. Jadi, sementara CDC mungkin mempertimbangkan masalah perjalanan dalam panduan di masa mendatang, untuk saat ini, kami mencoba untuk menahan perjalanan," ujar Direktur CDC Rochelle Walensky.

Grabowski mengaku belum berencana untuk makan di restoran dalam ruangan meskipun dia sendiri telah divaksinasi. Dia menunggu tingkat infeksi turun secara substansial.

 

Advertisement

 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Anak Difabel di Bantul Diduga Diperkosa Tetangga

Bantul
| Minggu, 25 September 2022, 10:47 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Pendekar Roti Kolmbeng Terakhir di Jogja

Wisata
| Sabtu, 24 September 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement