Gerindra Imbau Polemik Ijazah Gibran Segera Diakhiri
Gerindra meminta polemik ijazah Gibran dihentikan setelah putusan MK dan mengingatkan dampaknya terhadap kepastian hukum serta investasi.
Ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Wahai Maluku Tengah diguncang gempa pada Senin (8/3/2021) dini hari, kekuatannya yang dicatat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebesar 4,7 magnitudo.
Gempa bumi tersebut tepatnya pada pukul 00.13 WIB, dengan koordinat 2.61 LS dan 129.48 BT.
"Pusat gempa berada di laut 22 kilometer utara Wahai Maluku Tengah," tulis laman resmi BMKG, di Jakarta, Senin (8/3/2021).
BACA JUGA : Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Pantai Selatan DIY
Laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika juga menjelaskan bahwa gempa berada pada kedalaman 10 kilometer di perairan Wahai.
Belum ada informasi terkait kerusakan maupun korban akibat gempa 4,7 magnitudo di Wahai Maluku Tengah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gerindra meminta polemik ijazah Gibran dihentikan setelah putusan MK dan mengingatkan dampaknya terhadap kepastian hukum serta investasi.
Kasus ISPA di Bantul mencapai 11.883 kasus pada April 2026 sebelum turun pada Juli dan Agustus, menurut data Dinkes Bantul.
Ledakan tabung oksigen di PT Sinergi Berkat Gasindo, Kelapa Gading, menewaskan satu orang dan melukai seorang lainnya.
Kemensos menguji coba Perlinsos digital hingga akhir 2026 untuk memutakhirkan data bansos dan menargetkan seluruh daerah mengaksesnya pada 2027.
Pemerintah menargetkan investasi lebih dari Rp13.000 triliun dalam lima tahun untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen pada 2029.
Baznas Kulonprogo menyalurkan Rp440 juta untuk memperbaiki rumah 22 keluarga di Galur, Panjatan, dan Wates melalui program RLHB.