Penumpang KA dari Jakarta Wajib Tes GeNose, Biar Hasil Akurat Lakukan Cara Ini

Penumpang di Stasiun Pasar Senen jakarta. - Reuters
08 Februari 2021 07:27 WIB Aziz Rahardyan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta memberikan pelayanan Tes GeNose C19 bagi ribuan calon penumpang KA jarak jauh dari Stasiun Pasar Senen.

Eva Chairunisa Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta mengungkap sejak layanan ini dibuka pada 3 Februari 2021, layanan terbilang kondusif dan lebih dari 2.500 orang telah mendapatkan pelayanan.

Pada Sabtu (6/2/2020), perangkat GeNose 19 di Stasiun Pasar Senen bertambah empat unit, sehingga kini terdapat 10 perangkat yang beroperasi.

Eva mengungkap bahwa demi kelancaran pelayanan, PT KAI Daop 1 juga telah melakukan sejumlah hal seperti membuat alur pemeriksaan GeNose C19 terbagi menjadi tiga zona yakni zona administrasi, zona pengambilan sampel atau pengisian kantong udara, dan zona pemberian berkas hasil tes untuk calon penumpang.

“Seluruh zona diatur dan dipisahkan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar Eva dalam keterangannya yang dikutip pada Minggu (7/2/2021).

Untuk persyaratan melakukan GeNose Test, calon penumpang KA wajib menunjukkan tiket KA jarak jauh (KAJJ) atau kode booking yang sudah dibayarkan lunas dan kartu identitas asli.

Setelah itu, perlu diingat, calon penumpang KA yang akan melakukan pemeriksaan Tes GeNose C19 dianjurkan tidak makan atau minum dan tidak merokok, minimal 30 menit sebelum melakukan proses pengambilan sampel melalui hembusan nafas ke kantong udara.

Apabila telah berada di depan petugas, setidaknya ada langkah yang perlu diperhatikan saat melakukan pengambilan sampel menggunakan kantong udara pada layanan GeNose C19.

Kemudian, melakukan pengambilan nafas yang dalam melalui hidung dan diembuskan melalui mulut sebanyak tiga kali.

Pengambilan nafas pertama dan kedua dihembuskan melalui mulut dengan masker tertutup. Pengambilan nafas ketiga diembuskan dengan meniup ke dalam kantong udara sampai dengan kondisi kantong udara penuh.

Terakhir, setelah kantong udara terisi penuh, segera tekan katup berwarna biru untuk menutup kantong udara.

"Jika ditemukan hasil tes positif pada calon penumpang KAJJ yang menggunakan GeNose C19, akan dilakukan penanganan di ruang isolasi sementara oleh petugas kesehatan. Calon pengguna dengan hasil positif tidak diperbolehkan naik kereta dan bea tiket akan dikembalikan penuh serta selanjutnya diarahkan agar melakukan pemeriksaan lanjutan ke rumah sakit," jelas Eva.

Selain berkas pemeriksaan Covid 19 dengan hasil negatif, untuk dapat menggunakan KAJJ pelanggan KA juga harus memenuhi syarat lainnya yakni memiliki suhu tubuh normal maksimal 37,3 derajat Celsius.

Pemeriksaan suhu tubuh dilakukan di Stasiun saat akan berangkat dan secara berkala sepanjang perjalanan  KA. Selama perjalanan, pengguna KA juga diwajibkan menggunakan face shield hingga di stasiun tujuan, dan diimbau untuk memakai baju lengan panjang.

Upaya pencegahan Covid 19 juga dilakukan di rangkaian kereta. Setiap kereta kini juga dilengkapi ruang isolasi sementara untuk digunakan sewaktu-waktu jika di perjalanan terdapat penumpang dengan suhu tubuh 37,3 derajat Celsius atau lebih.

Selanjutnya penumpang dengan kondisi tersebut akan diturunkan di stasiun terdekat yang memiliki pos kesehatan untuk penanganan lanjutan.

PT KAI Daop 1 juga memastikan upaya pencegahan penyebaran Covid 19 juga dilakukan dari sisi prasarana stasiun dan sarana kereta.

Seluruh area dan perangkat yang rentan disentuh banyak orang dibersihkan menggunakan cairan disinfektan secara rutin setiap 30 menit sekali, kesiapan penyediaan perangkat pembersih tangan seperti cairan antiseptik dan perangkat cuci tangan yang dilengkapi sabun dipastikan selalu tersedia dan berfungsi baik.

Sumber : Bisnis.com