DPR Desak Polri Tindak Tegas Pelaku Rasisme terhadap Natalius Pigai

Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai (tengah bawah), Hafid Abbas (kanan) dan Ansori Sinungan (tengah atas) didampingi Sekretaris Menko polhukam Yayat Sudrajat (kiri) menjawab pertanyaan wartawan seusai melakukan pertemuan dengan Menko Polhukam Wiranto di Jakarta, Jumat (9/6). - Antara/Hafidz Mubarak A
26 Januari 2021 22:07 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, meminta Polri menindak tegas dugaan rasisme yang dilakukan politisi Partai Hanura, Ambroncius Nababan, terhadap Natalius Pigai.

“Sikap rasisme seperti itu tidak bisa ditolerir lagi. Polisi harus menindak tegas siapapun pelakunya, apapun jabatannya, pokoknya tidak boleh pandang bulu," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (26/1/2021). 

Menurutnya, tindakan Ambroncius itu telah mencederai nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

Politisi Partai NasDem itu menilai, tindakan tegas Polri sangat dibutuhkan karena kalau kasus tersebut dibiarkan maka dapat menimbulkan kembali konflik perpecahan.

Adapun, politisi Partai Hanura Ambroncius Nababan menjadi perhatian publik karena diduga telah melakukan tindakan rasis kepada mantan Komisioner Komnas HAM dan juga tokoh Papua Natalius Pigai yang menolak vaksin Sinovac.

Kemarin, Ambroncius mendatangi kantor Bareskrim terkait kasus ujaran rasisme terhadap mantan komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) asal Papua, Natalius Pigai.

Menurut Ambroncius, kedatangannya ke Bareskrim demi menunjukkan dirinya bertanggung jawab dan tak berusaha melarikan diri. Dia ingin menunjukkan dirinya taat hukum.

Selain itu, dia mengatakan tak mungkin berbuat rasis kepada masyarakat Papua.

"Sebab saya maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari daerah pemilihan Papua pada Pemilu 2019," kata Ambroncius di Bareskrim pada Senin (25/1/2021).

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia