Imunisasi Tak Capai Target, Wabah Berisiko Muncul Lagi
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Kemasan vaksin Covid-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV), Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Harianjogja.com, JAKARTA - Setiap vaksin memiliki efek samping, tak terkecuali vaksin Covid-19.
Efek samping tersebut merupakan tanda normal tubuh Anda sedang membangun perlindungan. Kemungkinan ini akan menganggu aktivitas Anda, tetapi akan hilang dalam beberapa hari.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) efek samping yang umum terdapat di lengan tempat Anda mendapat suntikan. Akan muncul rasa sakit atau pembengkakan. Anda juga bisa merasakan demam, panas dingin, kelelahan, dan sakit kepala.
"Jika mengalami nyeri atau ketidaknyamanan, sebaiknya dibicarakan dengan dokter tentang penggunaan obat yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau acetaminophen," tulis CDC dikutip Bisnis, Kamis (14/1/2021).
Untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan saat Anda mendapat suntikan, CDC menyarankan agar mengoleskan waslap bersih, dingin, dan basah ke area tersebut. Juga, gunakan atau latih lengan Anda.
Untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat demam sebaiknya minum banyak cairan dan memakai pakaian yang tipis.
Dalam kebanyakan kasus, ketidaknyamanan akibat demam atau nyeri adalah normal. Namun jika kemerahan atau nyeri di tempat mendapat suntikan meningkat setelah 24 jam dan muncul efek samping yang lebih parah atau tidak kunjung hilang, sebaiknya segera menghubungi dokter.
Di samping itu, Plpenting bagi semua orang untuk terus menerapkan protokol kesehatan untuk membantu menghentikan pandemi ini seiring para ahli mempelajari lebih lanjut tentang cara kerja vaksin Covid-19.
"Tutupi mulut dan hidung Anda dengan masker saat berada di sekitar orang lain, jauhi setidaknya 6 kaki dari orang lain, hindari keramaian, dan sering-seringlah mencuci tangan," imbau CDC.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.