Advertisement
Ini yang Harus Dilakukan Ketika Muncul Efek Samping Vaksin Covid-19
Kemasan vaksin Covid-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV), Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - M Agung Rajasa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Setiap vaksin memiliki efek samping, tak terkecuali vaksin Covid-19.
Efek samping tersebut merupakan tanda normal tubuh Anda sedang membangun perlindungan. Kemungkinan ini akan menganggu aktivitas Anda, tetapi akan hilang dalam beberapa hari.
Advertisement
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) efek samping yang umum terdapat di lengan tempat Anda mendapat suntikan. Akan muncul rasa sakit atau pembengkakan. Anda juga bisa merasakan demam, panas dingin, kelelahan, dan sakit kepala.
"Jika mengalami nyeri atau ketidaknyamanan, sebaiknya dibicarakan dengan dokter tentang penggunaan obat yang dijual bebas, seperti ibuprofen atau acetaminophen," tulis CDC dikutip Bisnis, Kamis (14/1/2021).
Untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan saat Anda mendapat suntikan, CDC menyarankan agar mengoleskan waslap bersih, dingin, dan basah ke area tersebut. Juga, gunakan atau latih lengan Anda.
Untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat demam sebaiknya minum banyak cairan dan memakai pakaian yang tipis.
Dalam kebanyakan kasus, ketidaknyamanan akibat demam atau nyeri adalah normal. Namun jika kemerahan atau nyeri di tempat mendapat suntikan meningkat setelah 24 jam dan muncul efek samping yang lebih parah atau tidak kunjung hilang, sebaiknya segera menghubungi dokter.
Di samping itu, Plpenting bagi semua orang untuk terus menerapkan protokol kesehatan untuk membantu menghentikan pandemi ini seiring para ahli mempelajari lebih lanjut tentang cara kerja vaksin Covid-19.
"Tutupi mulut dan hidung Anda dengan masker saat berada di sekitar orang lain, jauhi setidaknya 6 kaki dari orang lain, hindari keramaian, dan sering-seringlah mencuci tangan," imbau CDC.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
- Dampak MBG Akan Dibaca dari Pertumbuhan Otak dan Fisik Anak
Advertisement
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 30 Januari, Permudah Mobilitas Warga
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Belanja Transfer Sepak Bola 2025 Pecahkan Rekor Global
- Cegah PMK pada Ternak, Bupati Gunungkidul Gencarkan Bebersih Kandang
- Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 29 Januari 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- Insentif PPh 21 2026 Positif, tetapi Belum Dongkrak Daya Beli
- Cuaca DIY Kamis 29 Januari: Semua Wilayah DIY Hujan
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Kamis 29 Januari 2026
- Dua Gempa Selatan Jawa Berbeda Sumber, Ini Penjelasan Pakar UGM
Advertisement
Advertisement



