Advertisement
Bisnis Patungan Dikeluhkan Warganet, Begini Tanggapan Yusuf Mansyur
Ustadz Yusuf Mansur
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Media sosial kini seringkali menjadi sarana menyampaikan keluhan. Salah satunya dilakukan warganet yang mengeluhkan bisnis uang patungan yang tak kunjung cair sejak penarikan pada 2013 kepada akun @yusufmansyurnew.
Meski mengaku sudah mengurus penarikan tersebut ke Kantor Ketapang untuk ketiga kalinya, dirinya hanya mendapatkan janji-janji.
Advertisement
“Skg aq da pinda ke boyolali. Jadi low kudu ke rumahnya jauh bgt. Wktu itu aq msih di tangerang, jdi msih bisa bolak-balik,” keluhnya di akun Yusuf Manyur.
Baca juga: Ini Daftar Pemenang Festival Film Indonesia
Keluhannya tersebut dibalas oleh netizen lainnya berujar,” ustadz ini emg ga ada habis2nya mainan sistem gini ya wkwk.”
Keluhan dan tudingan para netizen tersebut langsung diunggah oleh Yusuf Mansur dalam akun instagramnya, Minggu (6/12/2020).
“Makasih infonya. saya bth yg kayak gini2. siapa tau kelewat. jika bener, apalagi udah ke ketapang, berarti ke rumah saya atau pesantren, lalu ga dilayani, apalagi sampe 3x.. ya berarti salah banget kami,” tulisnya.
Baca juga: Ada Peran Amerika di Balik Kepulangan Rizieq Shihab? Mahfud MD Angkat Bicara
Dia pun menjelaskan bisnis asset manajemen syariahnya tersebut merupakan bagian dari perjuangan yang regulasinya terus disempurnakan. Dia pun mempersilahkan para nasabah yang belum bisa menarik uangnya untuk menghubungi kontak yang sudah ia bagikan dalam statusnya tersebut.
“thd yg gini2, jgn bosen2 di up. saya seneng. tunjuk idung saya. saya ada. ga kemana2. siap2 2024 juga, hehehe. mau kemana emangnya?” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
Advertisement
Hanya Rp8.000, Ini Jadwal dan Cara Naik KA Prameks Jogja-Kutoarjo
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- 95 Pelanggaran TKA SD-SMP Terungkap, Mayoritas Dilakukan Pengawas
- MayDay 2026, Bupati Sleman Gelar Dialog dengan Serikat Buruh
- Kolaborasi IDM-BTN Dorong Pariwisata Budaya Kelas Dunia
- Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Banjir Rendam Mangkang Kulon Semarang
- Daftar KA Tambahan Jogja untuk Libur Panjang Mei, Cek di Sini
- Kasus Daycare Jogja, Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perlindungan Anak
- 584 Siswa dan Guru di Klaten Diduga Keracunan MBG
Advertisement
Advertisement







