Pelatihan Safety Riding Grab di 5 Kota Libatkan Ribuan Mitra
Grab bersama Kemenhub dan AISI gelar pelatihan berkendara aman di 5 kota, libatkan 1.052 mitra untuk tingkatkan keselamatan di jalan.
Penampakan Gunung Merapi dari Kali Gendol Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Jumat (6/11/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, KLATEN - Selain penampakan kera yang mulai mendekati permukiman warga, warga juga mendapati adanya kidang yang mulai turun dari Gunung Merapi. Kejadian itu dialami warga Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten, pada Kamis (5/11/2020) lalu.
Turunnya seekor kidang itu bersamaan dengan rilis peningkatan status Gunung Merapi dari waspada ke siaga dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Kamis (5/11/2020).
"Di hari pengununan Gunung Merapi berstatus siaga itu, ada seekor kidang yang turun dari gunung. Sampai di bawah, kidang itu sudah mati [diduga kelaparan dan turunnya kidang dimungkinkan disebabkan suhu udara di habitat asli kidang tersebut panas]. Yang turun hanya kidang itu. Kalau macan tidak ada," kata Ketua Sukarelawan Tegalmulyo, Purnomo, mengutip dari Solopos.com--jaringan Harianjogja.com, Sabtu (7/11/2020).
Baca juga: Siaga, Kegempaan Merapi Terus Meningkat
Meski terdapat kidang yang sudah turun, lanjut Purnomo, warga setempat belum menjadikan hal tersebut sebagai salah satu parameter Gunung Merapi bakal terjadi erupsi dalam waktu dekat. Meski seperti itu, warga di Tegalmulyo tetap waspada.
"Sampai sekarang enggak ada visual bahwa Gunung Merapi erupsi. Warga masih beraktivitas biasa. Jika ada 75 dari kelompok rentan yang mengungsi itu bahwa mereka sadar diri untuk mengungsi sementara [pengungsian akhir Tegalmulyo di Demakijo, Karangnongko]. Nanti jika benar-benar terjadi erupsi, warga akan mengungsi dengan sendirinya. Jadi, warga di sini istilahnya enggak percaya data secara teori [Gunung Merapi berstatus siaga]," katanya.
Hal senada dijelaskan Ketua Organisasi Pengurangan Risiko Bencana (OPRB) Tegalmulyo, Subur. Warga di Tegalmulyo bakal sadar diri melakukan evakuasi mandiri jika Gunung Merapi benar-benae erupsi.
Baca juga: Terapkan Protokol Kesehatan, Tempat Pengungsian Merapi Dibuat Bilik-Bilik
"Yang mengungsi sementara di malam hari itu hanya yang rentan [kelompok rentan]. Memang, warga di sini menunggu gejala visual yang benar-benar tampak terlebih dahulu. Jika hanya berjarak kurang dari 5 kilometer [luncuran awan panas], warga di sini belum mengungsi hingga Demakijo, Kecamatan Karangnongko. Tapi jika melebihi itu, kami mulai mengungsi," kata Subur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Grab bersama Kemenhub dan AISI gelar pelatihan berkendara aman di 5 kota, libatkan 1.052 mitra untuk tingkatkan keselamatan di jalan.
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
Kemendag menyebut harga referensi dan HPE biji kakao naik tajam pada Agustus 2026 akibat gangguan pasokan dan dampak El Nino.
Ditjenpas memastikan video viral penggerebekan rumah dinas Kalapas Waingapu merupakan video lama pada 2024. RB telah dicopot dan diproses hukum.
Harga BBM Pertamina, BP, dan Shell per 1 Agustus 2026 berubah. Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter, sementara diesel di BP dan Shell naik.
UII mengembangkan sistem Inteligen Bisnis untuk membantu pengambilan keputusan admisi berbasis data dengan skor usability 84,4.