Megawati Dihadiahi Kantor Baru PDIP Berlantai 5 di Jogja

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri saat memberikan instruksi kepada para calon kepala daerah yang diusung oleh partainya, termasuk yang bukan kader partai, untuk melaksanakan sejumlah kebijakan khusus dalam menghadapi pandemi covid-19. - semartara.news/pdiperjuangan.id
29 Oktober 2020 02:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - DPP PDI Perjuangan memberikan hadiah khusus kepada Megawati Soekarnoputri.

Hadiah tersebut adalah kantor baru DPD PDIP Perjuangan di Kota Yogyakarta yang berukuran besar dan berlantai 5.

Kantor yang baru diresmikan tersebut dipersembahkan khusus untul Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang lahir di kota gudeg tersebut.

"Kantor DPD PDI Perjuangan di Yogyakarta ini dipersembahkan secara khusus kepada Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di sela acara peresmian yang digelar secara virtual, di Jakarta, Rabu (28/10/2020).
 
Selain Megawati, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto juga lahir dan berasal dari Yogyakarta.

Megawati yang merupakan putri Proklamator RI Bung Karno dilahirkan di Yogyakarta pada 23 Januari 1947.

Saat itu, belum genap dua tahun Indonesia merdeka dan para bapak pemimpin bangsa masih dikejar-kejar oleh kekuatan penjajah, sehingga harus kerap berpindah tempat tinggal termasuk ke Yogyakarta.

Menurut Hasto, karena dipersembahkan khusus untuk Megawati, maka inspirasinya dari Presiden kelima RI itu, yakni perhatiannya terhadap pelestarian lingkungan, sehingga gedung dibangun secara khusus dengan konsep hijau.

"Desain gedung ini inspirasinya dari concern Ibu Megawati selama ini, yakni green building. Jadi kader harus memperhatikan kelestarian lingkungan," kata Hasto.

Hasto menjelaskan kantor partai tersebut bukan hanya menjadi pusat administrasi, namun berfungsi juga sebagai rumah rakyat dan rumah budaya.

Gedung itu terdiri atas 5 lantai dengan ruang lobi luas dan terbuka hingga ke atas di lantai ke satu. Di sana ada juga taman budaya. klinik kesehatan dengan layanan dokter gratis, dan musala yang nyaman.

Di lantai kedua disiapkan ruang ketua umum partai, ruang pimpinan dan pengurus DPD PDIP Yogyakarta, serta ruang rapat yang representatif.

Tersedia juga ruang komunal di lantai ketiga yang bisa menjadi coworking space untuk bekerja dan berkegiatan.

Lalu ada ruang khusus perpustakaan serta ruang kebudayaan dan berkesenian yang bisa dipakai oleh masyarakat umum.

Selain kantor di Yogyakarta, DPP PDIP juga meresmikan gedung sekolah partai di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

Gedung ini menjadi pusat penggemblengan kader partai agar terbangun kesadaran ideologi politik, juga kesadaran untuk menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

Lebih jauh Hasto mengatakan bahwa gedung kantor partai bagi PDIP selalu memiliki makna ideologis.

Dia mencontohkan kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

"Bagaimana kantor ini jadi saksi perjuangan politik melawan pemimpin otoriter. Akhirnya kekuatan otoriter dihancurleburkan. Tetapi Bung Karno justru tetap sebagai sumber semangat kita, akhirnya terbukti kita tak bisa dihancurleburkan karena kita punya ideologi Pancasila," kata Hasto.

Sementara itu Megawati berharap pembangunan kantor baru, termasuk di Yogyakarta, bisa menginspirasi agar kantor sejenis bisa dibangun di kota lain.

"Kantor ini diselesaikan cukup lama. Mungkin dua tahunan. Tapi walau pelan, progresnya selalu ada. Di daerah lain, banyak alasan. Katanya tak ada uang, Bu. Tapi itu karena tak diusahakan. Jadi butuh perjuangan serupa [seperti di Yogyakarta]," kata Megawati.

Selain peresmian kantor di Yogyakarta, DPP PDIP juga meresmikan 12 kantor di daerah lainnya dan meresmikan patung Bung Karno di Yogyakarta.

Sumber : Antara