Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Pasangan calon (Paslon) yang mengikuti kontestasi Pilkada 2020 diharapkan bisa berkampanye secara kreatif. Salah satunya menjadikan sarana dan prasarana protokol kesehatan sebagai bagian dari kampanye.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan para paslon dipersilakan membuat masker sebanyak mungkin dengan disertai gambar serta nomor urut. Dia juga menjelaskan paslon boleh menyediakan fasilitas cuci tangan di tempat umum.
"Juga dibolehkan membuat dan menyediakan tempat-tempat cuci tangan di jalan umum. Berkoordinasi dengan pemda setempat, agar tidak mengganggu ketertiban,” ujarnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2020).
Baca Juga: Pilkada Gunungkidul: Alat Kampanye Dirusak, Tim Immawan-Martanty Lapor ke Bawaslu
Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Kapolri, Mendagri, dan institusi lainnya, Mahfud mengatakan kampanye Pilkada 2020 yang berlangsung hampir dua pekan berjalan cukup baik. Namun sayang, masih ditemukan pelanggaran-pelanggaran kecil di sejumlah tempat.
"Kalau dihitung tanggal 23, 24, 26 sampai sekarang, pelanggaran tetap ada. Tapi bisa dikendalikan dan tidak membesar. Seperti soal jaga jarak, kapasitas jumlah orang, dan ada yang lupa pakai masker. Pelanggaran yang biasa terjadi di tempat-tempat lain yang tidak ada Pilkada,” ucapnya.
Baca Juga: Hadirkan Kerumunan, Kegiatan Layang-Layang di Kulonprogo Dibubarkan
Mahfud berharap seluruh jajaran aparat keamanan dan pemerintah daerah menjaga kinerjanya. Tak lupa dia memberikan apresiasi kepada seluruh elemen yang telah berusaha menjaga agar Pilkada 2020 tidak memunculkan klaster covid-19 baru.
"Saya tetap meminta kepada TNI, Polri, Satpol PP, Pemda, dan seluruh aparatnya, untuk terus seperti sekarang. Tertibkan keseluruhan jalannya Pilkada ini. Terutama menertibkan pelaksanaan disiplin protokol kesehatan,” katanya.
Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Mahfud MD: Masker dan Tempat Cuci Tangan Boleh Jadi Media Kampanye".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.