Advertisement
Videonya Viral, Pendaki yang Petik Bunga Edelweis di Gunung Lawu Minta Maaf
Bunga edelweis - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pencinta alam dibuat geram dengan beredarnya video pendaki gunung Lawu yang memetik bunga Edelweis. Pendaki tersebut akhirnya meminta maaf.
Kabar permohonan maaf itu disampaikan akun twitter komunitas pendaki @mountnesia.
Advertisement
Pendaki perempuan itu, menulis sendiri dengan tulisan tangan surat permohonan maaf, yang ditulis tangan di atas sebuah kertas.
Baca juga: Epidemiolog UGM Ingatkan Potensi Klaster Pengungsian di Tengah Pandemi Covid-19
Pengelola akun @mountnesia juga meminta agar tidak ada lagi pihak yang melakukan pembullyan karena sudah adanya permintaan maaf itu.
"Petik edelweis Gn. Lawu, pendaki wanita ini minta maaf. Clear ya, ada itikad baik dari mbaknya. Semoga tak terulang lagi. Intinya permasalahan sudah selesai. Mari berkomentar yang santun dan bijaksana ya sobat sobat," demikian tulis akun tersebut.
Baca juga: Cegah Covid-19 Klaster Perkantoran, Bantul Gelar Uji Swab Massal di Sejumlah OPD
Sebelumnya, viral video seorang pendaki perempuan memetik bunga Edelweis di jalur pendakian gunung Lawu.
Meski sudah diperingatkan, pendaki itu tetap memetiknya. Video itu viral di media sosial dan banyak orang yang mengecam perbuatan pendaki itu.
Memetik bunga edelweis memang dilarang berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 pasal 33 ayat (1) dan (2) tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekosistem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kirab HUT Sri Sultan HB X, Malioboro Ditutup Mulai Kamis Pagi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ujian TKA Dimulai April, Sekolah dan Orang Tua Diklaim Makin Siap
- Babak I Bolivia vs Irak 1-1, Tiket Piala Dunia Dipertaruhkan
- Prediksi Irak vs Bolivia: Perebutan Tiket Terakhir Piala Dunia 2026
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- BGN Kembali Menutup Ratusan Dapur MBG, Ini Penyebabnya
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Kontrak Belum Habis, PPPK Tak Bisa Dipecat Meski Anggaran Tertekan
Advertisement
Advertisement








