Kasus Fraud Digital Melonjak, AI Jadi Andalan Industri Keuangan
Kasus fraud digital meningkat seiring lonjakan transaksi. Industri keuangan mengandalkan AI untuk mendeteksi penipuan lebih cepat dan akurat.
Pesawat milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia /Bisnis-Dedi Gunawan\n
Harianjogja.com, JAKARTA--PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) mengalami lonjakan penumpang selama periode libur panjang pekan ini dan mulai membuka rute-rute barunya secara bertahap.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan menyambut libur panjang akhir pekan sudah terdapat 9 penerbangan dengan tujuan Bali (DPS).
Sejak 15 Agustus 2020, Garuda telah lebih banyak membuka destinasi di Indonesia dengan beragam rute baru seperti Surabaya - Lombok, Makassar – Balikpapan.
BACA JUGA : Garuda Minta Syarat Penghapusan Rapid Test dan Swab
Selanjutnya pada 16 Agustus, maskapai pelat merah tersebut melakukan penerbangan perdana untuk rute baru Yogyakarta - Banjarmasin - Balikpapan dengan nomor penerbangan GA469. Rute ini beroperasi sebanyak 4 kali seminggu.
Sementara itu pada 17 Agustus emiten berkode saham GIAA juga melakukan penerbangan perdana rute baru Makassar - Balikpapan - Berau yang bertujuan memperluas konektivitas. Penerbangan ini sebanyak 2 kali seminggu (senin dan rabu) dengan armada CRJ-1000.
Saat ini maskapai dengan jenis layanan penuh tersebut juga memiliki 5 penerbangan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju Jakarta dan Lombok dengan rute terbaru Rute Surabaya - Lombok yang menggunakan Armada Boeing 737-800.
“Data memang belum terkumpul kita tunggu sampai minggu ya. Namun memang naik selama liburan panjang ini. Banyak yang naik Garuda, salah satunya peningkatan kepercayaan masyarakat meningkat,” jelasnya, Jumat (21/8/2020).
BACA JUGA : Garuda Indonesia: Penumpang Pesawat Tujuan Soetta Tak
Irfan pun menjelaskan saat ini kampanye terbang aman dan nyaman bersama dengan menitikberatkan kepada jaga jarak atau social distancing.
“Soal akhir tahun kami lihat aja, dinamikanya seperti apa. Harapannya jauh membaik,”
Sementara itu Corporate Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro menyampaikan belum bisa memberikan keterangan terkait dengan tingkat okupansi dan gambaran pada akhir tahun karena situasi dan kondisi berbeda yang dialami saat ini.
Danang menekankan upaya atau strategi yang kami lakukan yaitu mengembalikan kepercayaan penumpang untuk bisa lebih percaya diri dalam menggunakan moda transportasi udara. Salah satunya dengan kampanye "terbang itu aman" atau safe travel campaign yang dilakukan di bandar udara secara road show.
BACA JUGA : Garuda Indonesia Layani Rute Jogja dari YIA pada Akhir
Dalam agenda ini, Danang menjelaskan dan mensosialisasikan bahwa terbang sesuai protokol kesehatan dan penerbangan aman. Selain itu bagi penumpang yang akan bepergian menggunakan pesawat udara dalam situasi saat ini sesuai dengan ketentuan persyaratan perjalanan udara dengan menyediakan 83 jaringan rapid test covid-19 Lion Air Group di berbagai daerah.
“Sejumlah upaya itu untuk mendorong tren permintaan perjalanan udara dengan harga terjangkau,”jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kasus fraud digital meningkat seiring lonjakan transaksi. Industri keuangan mengandalkan AI untuk mendeteksi penipuan lebih cepat dan akurat.
Presiden Prabowo berkomitmen membangun ekosistem sepak bola hingga daerah dan menggandeng klub profesional bersama FIFA.
DPRD DIY meminta pemerintah dan DPR RI menyinkronkan aturan ojol dalam RUU Ketenagakerjaan dan revisi UU LLAJ.
Pendapatan parkir Sleman baru Rp3,17 miliar hingga September 2026. DPRD menilai masih banyak potensi PAD yang bisa dioptimalkan.
Lima motuba seperti Civic Estilo, Starlet, BMW E30, W124 dan Lancer GTi masih diburu karena desain, sejarah, komunitas, dan kelangkaannya.
Kemarau panjang belum memicu gagal panen di Bantul. Petani menyesuaikan komoditas, memilih palawija dan padi berumur pendek.