BMKG Tegaskan Bediding Bukan Cuaca Ekstrem, Ini Penyebabnya
BMKG menegaskan bediding bukan cuaca ekstrem. Fenomena udara dingin saat kemarau dipicu langit cerah, kelembapan rendah, dan massa udara kering
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, ADDIS ABABA--Jumlah korban tewas dalam protes atas kematian penyanyi ternama di Ethiopia melonjak menjadi 156 dari sebelumnya berjumlah 80, kata pejabat keamanan senior setempat kepada Reuters, Minggu (5/7/2020).
Dikutip Antara, aksi protes tersebut merupakan buntut dari kematian musisi Haacaaluu Hundeessaa pada Senin malam dan menyebar dari Addis Ababa hingga ke seluruh kawasan Oromia.
Jibril Mohammed, kepala Biro Keamanan dan Perdamaian Oromia, mengatakan angka 156 adalah mereka yang tewas di kawasan Oromia saja, yang paling parah terdampak aksi protes.
Menurut dia, korban tewas lebih banyak mungkin dilaporkan terkait jumlah korban luka yang dirawat di rumah sakit. Sekitar 145 korban tewas merupakan warga sipil sementara 11 lainnya merupakan personel keamanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG menegaskan bediding bukan cuaca ekstrem. Fenomena udara dingin saat kemarau dipicu langit cerah, kelembapan rendah, dan massa udara kering
Seorang bidan RSUD Besuki ditemukan meninggal di drainase Pantura Situbondo. Polisi menyelidiki dugaan pembunuhan dan melakukan olah TKP.
Kim Jong Un mengungkap rencana pengembangan senjata bawah air rahasia sebagai bagian dari modernisasi angkatan laut Korea Utara.
Megawati Soekarnoputri membuka pameran Mata Hati Soekarno di Bantul. Sebanyak 47 perupa menafsirkan pemikiran dan warisan Bung Karno.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melaju ke final Indonesia Open 2026 usai mengalahkan Sabar/Reza. Indonesia menempatkan dua wakil di partai puncak.
Kemdiktisaintek mengevaluasi Program Mahasiswa Berdampak 2025 di UAD. Sebanyak 263 proposal lolos dengan total pendanaan Rp30,1 miliar.