Ebola Kembali Mewabah di Kongo & Tewaskan 4 Orang

Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari Selasa, 02 Juni 2020 15:27 WIB
Ebola Kembali Mewabah di Kongo & Tewaskan 4 Orang

Virus ebola/JIBI-Bisnis.com

Harianjogja.com, JAKARTA - Wabah ebola merebak di Republik Demokratik Kongo dan menewaskan empat orang. Virus mewabah di Mbandaka di provinsi Equateur.

"Sudah ada empat kematian dan empat pasien yang masih hidup," kata Menteri Kesehatan Republik Demokratik Kongo Eteni Longondo, dikutip dari Bloomberg, Selasa (6/2/2020).

Provinsi Equateur terakhir dihantam wabah ebola pada tahun 2018, dengan 54 kasus dan 33 kematian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kongo masih berjuang untuk memadamkan epidemi ebola terbesar kedua dalam sejarah di bagian timur negara itu, dan lebih dari 2.260 orang telah meninggal meskipun menggunakan dua vaksin baru.

Negara ini juga memerangi peningkatan jumlah kasus Covid-19, dengan 3.195 infeksi yang diketahui dan 72 kematian hingga 31 Mei. Sejauh ini tidak ada kasus Covid-19 yang ditemukan di provinsi Equateur.

Penyakit akibat virus ebola (EVD) atau demam berdarah ebola (EHF) adalah penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus ebola. Masa inkubasi biasanya dimulai dua hari hingga tiga minggu setelah terjangkit virus, dengan adanya demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan sakit kepala.

Gejala ini biasanya diikuti dengan mual, muntah, dan diare, serta menurunnya fungsi liver dan ginjal. Pada kondisi tersebut, orang yang terpapar virus ebola mulai mengalami masalah pendarahan

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online