Advertisement
Jokowi: Tren Pariwisata Berubah Setelah Ada Covid-19
Presiden Jokowi ketika menggelar Ratas Laporan Gugus Tugas Covid-19, 30 Maret 2020. - Ist/YouTube Sekretariat Presiden
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa tren pariwisata global setelah berlalunya pandemi COVID-19 akan berubah, sehingga pelaku industri kreatif harus bersiap terhadap perubahan tersebut.
"Pertama saya ingin mengingatkan pandemi Covid akan membuka perubahan tentang tren pariwisata di dunia, di mana isu health [kesehatan], hygine [kebersihan], serta safety [keselamatan], security [keamanan] akan menjadi pertimbangan utama bagi wisatawan yang ingin melancong," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (28/5/2020).
Advertisement
Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Terbatas Tatanan Normal Baru di Sektor Pariwisata yang Produktif dan Aman Covid-19 yang diikuti Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan para menteri Kabinet Indonesia Maju.
"Selain itu preferensi liburan akan bergeser ke alternatif liburan yang tidak banyak orang seperti solo travel tour, wellness tour, termasuk juga di dalamnya virtual tourism dan staycation," kata Presiden.
Solo travel tour adalah berwisata seorang diri, wellness tour adalah kegiatan wisata yang fokus untuk menjaga kebugaran tubuh wisatawan, virtual tourism berwisata melalui simulasi ke lokasi wisata dalam bentuk video atau susunan foto, sedangkan staycation adalah berlibur di daerah tempat tinggalnya sendiri.
"Karena itu pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif harus betul mengantisipasi perubahan tren ini dan kita harus betul-betul bisa mencium perubahan ke arah mana," ungkap Presiden Jokowi.
Persiden meminta agar setelah pandemi COVID-19 pelaku usaha bersama pemerintah harus melakukan inovasi. "Melakukan perbaikan-perbaikan sehingga cepat beradaptasi dengan perubahan tren yang kemungkinan besar nanti akan terjadi di dunia pariwisata global," tambah Presiden Jokowi.
Presiden juga meminta agar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyiapkan strategi khusus dalam promosi pariwisata Indonesia di era normal baru.
"Saya kira kita perlu fokus terlebih dulu untuk pariwisata domestik, wisatawan domestik, dan untuk itu saya minta diidentifikasi daerah-daerah wisata, daerah tujuan destinasi wisata yang memiliki R0 di bawah satu, Rt di bawah satu," ungkap Presiden.
Daerah-daerah yang memiliki Reproduction Rate (R0) di bawah 1 adalah daerah-daerah yang sudah dibolehkan membuka wilayahnya dengan protokol normal baru.
"Sehingga betul-betul secara bertahap kita bisa membuka sektor pariwisata tapi sekali lagi dengan pengendalian protokol yang ketat. Saya minta Menteri Pariwisata menyiapkan program promosi dalam negeri yang aman Covid-19, termasuk menggencarkan promosi produk-produk lokal dan atraksi pariwisatanya," kata Presiden Jokowi.
Namun Presiden pun menegaskan agar kondisi di lapangan benar-benar dipantau dengan ketat sebelum membuka lokasi wisata sehingga wisatawan baik domestik maupun luar dapat berwisata dengan aman dan masyarakat bisa produktif utamanya bagi pelaku-pelaku pariwisata.
"Mengenai waktunya kapan ini tolong betul-betul, tidak usah tergesa-gesa, tapi tahapan-tahapan yang saya sampaikan dilalui dan dikontrol dengan baik," tegas Presiden Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
Advertisement
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Deteksi dan Blokir Akun Anak di Bawah 13 Tahun, TikTok Gunakan AI
- Ini 10 Wakil Merah Putih yang Lolos ke Perempat Final Indonesia Open
- Oscar 2026: Film Sinners Dominasi Nominasi
- Jadwal KRL Solo Jogja, Jumat 23 Januari 2026, Berangkat dari Palur
- DPUPKP Sleman Siapkan Perbaikan dan Peningkatan 39 Saluran Irigasi
- Jadwal KRL Jogja Solo, Jumat 23 Januari 2026, Berhenti di 13 Stasiun
- Persija Hadapi Tantangan Berat Awali Putaran Kedua Liga Super
Advertisement
Advertisement




