Suami Istri di Piyungan Positif Covid-19 dari Jamaah Tabligh Jakarta, 5 Anaknya Tunggu Tes Swab

Ilustrasi - Freepik
08 Mei 2020 14:37 WIB Ujang Hasanudin News Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Dua pasien terbaru positif terinfeksi Coronavirus Disease (Covid-19) di Bantul adalah suami istri asal Kecamatan Piyungan. Keduanya tertular virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19 dari klaster Jamaah Tabligh Jakarta.

Suami istri tersebut yakni laki-laki usia 48 tahun dan perempuan usia 44 tahun. Mereka bagian dari tujuh orang sekeluarga dengan hasil tes cepat rapid diagnostic test (RDT) reaktif pada 30 April lalu.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penularan Infeksi Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, mengatakan kedua pasien positif Covid-19 tersebut dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul. Lima anaknya juga dirawat di rumah sakit yang sama dengan ruangan berbeda.

“Yang lima orang anaknya masih menunggu hasil tes swab,” kata Sri Wahyu, di Dinas Kesehatan Bantul, Jumat (8/5). Ia mengatakan keluarga tersebut diduga tertular dari kerabatnya yang ikut dalam rombongan jemaah tablig akbar Jakarta.

Kepala Bagian Humas RSUD Panembahan Senopati Bantul, Siti Rahayuningsih, mengatakan suami istri yang positif Covid-19 saat ini sudah mendapatkan penanganan di ruang isolasi secara terpisah. Sang suami satu ruangan isolasi bersama dengan pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Banguntapan, sedangkan sang istri ditempatkan di ruang isolasi yang berbeda.

Sementara kelima anaknya yang dinyatakan reaktif rapid test saat ini masih menunggu hasil swab dari laboratium. Kelima anak dari suami istri positif Covid-19 menempati satu bangsal yang dikhususkan untuk ke lima anak tersebut sembari menunggu hasil swab keluar, “Kalau hasil pemeriksaan swab keluar [dan dinyatakan positif] maka dipindah ke ruang isolasi khusus untuk pasien positif Covid-19,” kata Siti.