Advertisement
88.759 Pekerja Migran Pulang ke Indonesia di Tengah Pandemi Covid-19
Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) terdampak perpanjangan masa "Lockdown" di Malaysia tiba di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan Dumai di Dumai, Riau, Jumat (27/3/2020). Sebanyak 64 WNI dari Malaysia tiba di Dumai setelah melakukan transit lewat Tanjung Balai Karimun Kepri akibat terdampak perpanjangan masa Lockdown hingga 14 April 2020 terkait pandemi wabah COVID-19 di negara tersebut. - Antara/Aswaddy Hamid
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan mencatat pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang ke Tanah Air sebanyak 88.759 orang hingga 26 April 2020.
Di luar itu, pemerintah mencatat 34.644 PMI yang tidak dapat berangkat, karena pemerintah menunda penempatan sementara pekerja di luar negeri.
Advertisement
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan bahwa dalam hal itu para PMI akan didaftarkan ke dalam program Kartu Prakerja. Selain itu, mereka akan diberikan pelatihan menggunakan dana dari Kemnaker.
“Kami punya program reguler yang jalan antara lain program padat karya produktif, padat karya infrastruktur, kemudian program pelatihan-pelatihan yang akan terus dilakukan secara offline sambil nunggu kondisi Covid-19 normal,” katanya usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Kamis (30/4/2020).
Ida mengatakan bahwa dana Kemnaker mampu memberikan pelatihan kepada 223.035 peserta. Hal ini dapat dilakukan baik melalui program kerja maupun program di balai-balai pelatihan kerja kementerian.
Sementara itu, kata Ida, jumlah PMI yang kembali ke Indonesia akan terus bertambah. Pada bulan depan, atau Mei 2020, Kemnaker memperkirakan 16.812 PMI akan kembali ke Tanah Air.
Adapun dalam pembukaan rapat terbatas, Presiden Jokowi menyampaikan pesan untuk melindungi para pekerja migran, baik yang sudah kembali ke Tanah Air maupun yang masih bertahan di negara lain.
“Sehingga mereka betul-betul pada posisi tetap terlindungi dan kita juga telah mengirimkan paket-paket sembako bagi para pekerja migran kita di Malaysia dan saya minta ini tetap diteruskan,” ujar Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
Advertisement
Advertisement







