Advertisement
Kemenag Siapkan Manasik Haji Online Demi Mencegah Penyebaran Corona
Pelaksanaan salat di Masjidil Haram, Makkah. - Reuters/Suhaib Salem
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Wabah Corona masih melanda di Tanah Air. Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama mempersiapkan pemberian materi manasik haji secara daring seiring pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) demi mencegah penyebaran wabah COVID-19.
“Karena tidak boleh ada kerumunan apalagi ada kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar, alternatifnya adalah manasik dalam jaringan [daring]” ujar Direktur Jenderal PHU Nizar Ali dalam keterangan resmi, Sabtu (11/4/2020).
Advertisement
Pada tahun-tahun sebelumnya, manasik haji dilakukan secara klasikal oleh para pembimbing manasik di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. Nizar pun berpesan, agar para pembimbing manasik dapat meningkatkan kemampuannya sehingga mampu melakukan bimbingan manasik secara daring.
“Saat ini Kemenag tengah menyiapkan materi bimbingan manasik berbasis audio visual yang bisa diunduh di laman haji.kemenag.go.id atau kemenag.go.id," lanjut Nizar.
Tak hanya itu, Nizar pun meminta jajarannya melakukan sosialisasi kebijakan-kebijakan Kemenag terkait penyelenggaraan ibadah haji. Dia mengemukakan bahwa nantinya Kemenag akan mengoptimalisasi pengiriman buku manasik, serta pemberian materi manasik melalui media massa.
Hal tersebut bertujuan untuk memberikan persiapan secara optimal kepada para calon jemaah haji. Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) Kementerian Agama, calon jemaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan pada 26 Juni 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Proyek Kereta Gantung Prambanan Disorot Tata Ruang dan Cagar Budaya
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Anies Baswedan Hadiri Syawalan Nasional HMI MPO Cabang Yogyakarta
- Motor Masuk Kolong Truk di Manahan Dua Perempuan Jadi Korban
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Listrik Padam di Sleman, Sejumlah Wilayah Terdampak
- 21 April Bukan Hari Libur, Ini Makna Hari Kartini dan Inovasi Dunia
- Kopassus Bantah Kabar Penamparan Protokol Istana Kepresidenan
- Modus Izin Tinggal Investor Jadi Cara WNA Belama-lama di Indonesia
Advertisement
Advertisement







