Tangani Covid-19, BNPB Peroleh Bantuan Rp3 Miliar dari Platform Digital

Kepala BNPB Doni Monardo dalam penyerahan bantuan dari sejumlah platform digital untuk penanganan Covid-19 di Kantor BNPB, Senin (23/3/2020). - Ist.
24 Maret 2020 16:27 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Wabah Covid-19 yang terjadi di Indonesia menimbulkan keprihatinan bersama. Sejumlah instansi swasta banyak yang mendonasikan asetnya untuk membantu penanganan wabah ini.

Tiga platform digital di Indonesia misalnya memberikan sumbangan senilai total Rp3 miliar untuk penanganan Covid-19 melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ketiga ekosistem digital itu antara lain Tokopedia, OVO dan Grab yang masing-masing menyumbang Rp1 miliar sehingga total Rp3 miliar dan diserahkan di Kantor BNPBD Jakarta, Senin (23/3/2020).

Selain menyalurkan dana bantuan, ketiga tiga start up ini juga membuka kanal penghimpunan donasi di platform masing-masing. Sehingga memungkinkan masyarakat ikut berkontribusi dalam penanganan Covid-19.

Kepala BNPB Doni Monardo mengapresiasi pemberian bantuan oleh sejumlah platform digital tersebut. Bantuan yang terkumpul itu selanjutnya akan dipakai untuk menangani hal-hal strategis dalam penanganan Covid-19. Mulai dari untuk berbagai keperluan menyangkut tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan penanganan Covid-19. Dengan bantuan tersebut para tenaga medis bisa menjalankan tugasnya secara maksimal.

"Dana [dari platform digital Tokopedia, OVO dan Grab] ini akan digunakan untuk tim tenaga kesehatan, termasuk logistik, bantuan obat-obatan untuk tenaga medis," katanya dalam rilis yang diterima,  Selasa (24/3/2020).

Vice Chairman sekaligus Co-Founder Tokopedia Leontinus Alpha Edison menyatakan pihaknya berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19. Selain menyumbang Rp1 miliar, pihaknya juga membuka jalur donasi bagi seluruh elemen masyarakat, selanjutnya seluruh bantuan yang masuk akan disumbangkan untuk penanganan penyebaran wabah corona.

"Kami juga membuka dua kanal berdonasi untuk mengajak masyarakat, seperti membantu pengadaan multivitamin, alat pelindung diri yang standar dan sanitizer untuk tenaga medis, yaitu lewat fitur Bantu Pejuang Covid-19," katanya.

Selain itu, pihaknya juga membantu sedikitnya 150.000 masker untuk para TKI yang berada di Hongkong. Bantuan ini diberikan kepada para asisten rumah tangga, awak kapal, serta para buruh migran yang tidak memiliki akses untuk mendapatkan fasilitas kesehatan.

"Berbagai hal tersebut adalah bagian dari upaya kamu untuk meredam laju penyebaran Covid-19 dan memudahkan masyarakat melalui gerakan #DiRumahAjaDulu,” ucapnya.

Kasus Covid-19 di Indonesia per Senin (23/3/2020) mencapai 579 kasus di seluruh Indonesia, sebanyak 49 di antaranya meninggal dunia. Sedangkan untuk DIY per Selasa (24/3/2020) pagi terhitungan ada 86 orang terperiksa, 20 di antaranya hasilnya negatif, lima positif di mana dari lima tersebut satu pasien sembuh dan satunya meninggal dunia. Saat ini masih menunggu hasil laboratorium sebanyak 61 pasien, selain itu ada dua pasien dalam perawatan (PDP) meninggal dunia.