Pengecekan Kesehatan WNA di Soeta 3 Kali, Warganet: Ditutup Aja Dulu!

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Sabtu, 14 Maret 2020 04:57 WIB
Pengecekan Kesehatan WNA di Soeta 3 Kali, Warganet: Ditutup Aja Dulu!

Ilustrasi suasana di bandara/JIBI/Antara- Umarul Faruq

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memantau langsung proses pengecekan kesehatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ia ingin memastikan proses pengecekan kesehatan itu dilakukan secara tepat dan ketat. 

"Saya menyambangi Bandara Internasional Soekarno-Hatta hari ini untuk memastikan pengecekan kesehatan di ruang publik dilakukan secara tepat dan ketat menyusul wabah virus korona atau Covid-19," tulis Presiden Jokowi dalam akun Instagram pribadinya @Jokowi, Jumat (13/3/2020). 

Dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang hitam, ornag nomor satu di Indonesia ini tampak berbincang dengan tim kesehatan di bandara itu. 

Presiden mengatakan bahwa pengawasan yang ketat di bandara Soeta ini dilakukan dengan memberlakukan dua pintu masuk berbeda bagi negara-negara yang sudah diwaspadai.

"Penumpang yang berasal dari negara-negara Tiongkok, Italia, Korea Selatan, dan Iran, akan diperiksa sampai tiga kali. Di luar negara itu, diperiksa dua kali dengan thermal scanner dan thermal gun," tulisnya. 

Unggahan itu banyak mendapat respon dari warganet. Di antaranya meminta Presiden untuk menutup sementara arus masuk WNA ke Indonesia. 

"Lbih bagus jngan dluw ada orng asing ke indonesia," tulis @rezaolic. 

"ditutup aja dulu pak," tulis @niwarr. 

"lakukan lockdown sementara pak..ingat keselamatan masyarakat lebih penting di banding kunjungan turis.dan intruksikan kepada kepala daerah,baik provinsi,kota sampai ke desa untuk melakukan penyemprotan disinspektan," tulis @yogi_andini_prayoga. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Instagram

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online