Lukman Hakim Raih Penghargaan karena Dianggap Mencetuskan Moderasi Agama

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menunggu untuk menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jakarta, Rabu (8/5/2019). - ANTARA/Sigid Kurniawan
21 Desember 2019 14:27 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Agama Periode 2014 - 2019 Lukman Hakim Saifuddin meraih penghargaan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta karena  dianggap mencetuskan konsep moderasi beragama.

Penghargaan diberikan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof Amany Lubis kepada Lukman Hakim pada Seminar Nasional Perempuan dan Pendidikan di Kampus UIN Jakarta, Jumat (21/12/2019).

"Sebenarnya 'award' itu kurang tepat diberikan ke saya. Sebab, saya hanya sekadar menggaungkan kembali ide/gagasan yg sesungguhnya sudah lama diikhtiarkan para tokoh agama kita terdahulu," katanya melalui keterangan resmi yang diterima Bisnis, Sabtu (21/12/2019).

Penghargaan ini tertuang dalam Keputusan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta No 941 Tahun 2019 tentang Penghargaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Kategori Pencetus Moderasi Beragama di Indonesia Tahun 2019.

Pengharagaan tersebut diberikan dalam rangka mengapresiasi tokoh publik atas dedikasinya kepada bangsa Indonesia sebagai pencetus moderasi beragama.

Selama menjabat sebagai Menteri Agama, Lukman Hakim disebut gencar mengkampanyekan dan menggerakkan moderasi beragama. Hal tersebut dituangkan dalam banyak program Kemenag, antara lain pada aspek kurikulim pendidik, kepenyuluhan, bahkan sampai pada bimbingan manasik haji.

Selain itu, dia juga menginisiasi terbitnya buku Moderasi Beragama. Kini, moderasi beragama masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Menengah (RPJMN) 2020 - 2024.

Sumber : bisnis.com