Anggota Polisi Dimutasi Usai Gerebek Politikus Gerindra Pesta Narkoba di Surabaya
Kapolrestabes Surabaya mengakui mutasi tujuh penyidik Satresnarkoba. Mereka diperiksa Propam Polda Jatim terkait dugaan pelanggaran SOP.
Personel unit lantas Brigadir UM Pasaribu sat menghentikan sopir ambulans. /Facebook.
Harianjogja.com, MEDAN--Kasat Lantas Polres Tebingtinggi, Sumatera Utara AKP S Siagian menegaskan sudah terjadi perdamaian antara personel unit lantas Brigadir UM Pasaribu dengan sopir ambulans Rumah Sakit Pamela, Zulfan, Sabtu (2/11/2019) siang.
"Jadi, tidak ada masalah lagi setelah sebelumnya ada salah pengertian atau komunikasi," ujarnya saat dikonfirmasi mengenai kasus bertengkarnya aparat kepolisian dan sopir ambulans di Tebingtinggi.
Dia menjelaskan, pertengkaran terjadi pada Sabtu sekitar pukul 12.00 WIB. Ketika itu, katanya, personel unit lantas Brigadir UM Pasaribu sedang mengatur lalu lintas di persimpangan Jalan KF Tandean, Tebingtinggi.
Saat itu, lalu lintas padat karena anak sekolah sedang pulang sekolah. Pada saat arus lalu lintas padat itu, mobil ambulans dengan pengemudi Zulfan meminta jalan dengan menghidupkan sirene.
Petugas UM Pasaribu meminta sopir untuk bersabar, namun Zulfan tetap ingin melaju dengan alasan membawa pasien. Keduanya akhirnya bertengkar dan bahkan sempat adu fisik seperti yang terekam dalam video yang beredar.
"kedua belah pihak telah dimintai keterangannya terkait peristiwa tersebut dan kini juga sudah berdamai melalui jalur musyawarah di Polres Tebingtinggi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kapolrestabes Surabaya mengakui mutasi tujuh penyidik Satresnarkoba. Mereka diperiksa Propam Polda Jatim terkait dugaan pelanggaran SOP.
Bank Jateng meraih empat penghargaan Indonesia CSR Brilliance Award 2026, tiga di antaranya berpredikat Platinum, atas komitmen dalam keberlanjutan lingkungan,
Satpol PP Bantul bersama Bea Cukai dan Kejari menemukan 4.972 batang rokok tanpa pita cukai di Pandak dan Bambanglipuro.
Celios memperkirakan biaya kesehatan akibat karhutla mencapai Rp103,3 triliun. Sebanyak 17,4 juta warga bergejala ISPA diprediksi tidak berobat.
Pemkab Sleman masih mengurus legalitas lahan seluas 5,1 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat berasrama di Seyegan.
Celios memperkirakan kerugian ekonomi dan kesehatan akibat karhutla 2026 mencapai Rp565,03 triliun. Simak wilayah dan sektor terdampak.