Advertisement
Duel dengan Perampok, Mahasiswa di Sleman Dipukul dengan Kapak
Ilustrasi - JIBI/Solopos
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang mahasiswa berinisial DPP nyaris menjadi korban perampokan oleh tiga orang tidak dikenal di kamar indekosnya yang berlokasi di daerah Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman pada Rabu (30/1/2019) sekitar pukul 03.30 WIB. Meskipun tidak berhasil mengambil barang milik korban, korban mengalami luka berat di kepala karena dihajar para pelaku.
Korban menceritakan, kronologi kejadian bermula saat ia sedang bermain handphone di kamar kosnya pada Rabu (30/1/2019) sekitar pukul 03.30 WIB, saat itu, pintu kamar kosnya dalam keadaan terbuka, sedangkan pintu kamar kos lainnya sudah dalam keadaan tertutup.
Advertisement
"Tiba-tiba datang seorang laki-laki muda yang bertanya kos kepada saya, dan saya sudah mulai curiga, karena masa ada orang bertanya kos pada jam dinihari," kata dia pada Sabtu (2/2/2019).
Lalu, kata dia, setelah bertanya, laki-laki tersebut keluar ke arah pagar kos, dan beberapa saat kemudian masuk lagi bersama satu temannya, sedangkan satu teman lainnya menunggu di depan pagar kos sambil melihat situasi.
"Tiba-tiba salah satu dari mereka mengunci leher saya, dan mengancam sambil menunjukkan benda tajam seperti kapak dan juga pistol," lanjut dia.
Merasa nyawanya terancam, korban melakukan perlawanan sekitar satu menit sambil berteriak, saat itu, pemuda yang mengunci leher korban sudah terjatuh, namun, temannya yang lain memukul kepala korban dengan kapak yang dibawanya.
BACA JUGA
"Setelah memukul saya, mereka langsung lari keluar dan langsung pergi dengan satu motor berboncengan tiga orang, ketika teman-teman kos saya keluar, mereka sudah kabur dan meninggalkan pistol mainan yang dibawanya," ucap mahasiswa asal Maluku Utara ini.
Meskipun tidak mengalami kerugian harta benda, karena kejadian tersebut, korban mengalami luka berat di kepalanya dan harus dijahit dengan 12 jahitan.
"Hari ini, saya berencana untuk melaporkan kejadian ini ke polisi, karena menurut kesaksian tetangga kos saya, pada sore sebelum kejadian, ada orang mencurigakan yang mondar-mandir di sekitar sini," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Lagi, Tiga Prajurit Indonesia Terluka dalam Ledakan di Lebanon
Advertisement
Advertisement








