KemenPPPA Minta Anak Terduga Pelaku Perundungan Pemalang Dilindungi
KemenPPPA menegaskan anak terduga pelaku dan anak saksi dalam kasus perundungan hingga tewas di Pemalang tetap harus mendapat perlindungan.
Ilustrasi pesawat Lion Air/Jetphotos
Harianjogja.com, BALIKPAPAN - Akibat cuaca buruk, dua pesawat milik maskapai Lion Air nyaris tidak dapat mendarat di Bandara Juwata Tarakan Kalimantan Utara.
Informasi yang diperoleh dari Basarnas Kaltim-Kaltara disebutkan kedua pesawat tersebut penerbangan Surabaya-Tarakan dan Balikpapan-Tarakan.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto dari Balikpapan melalui siaran tertulisnya menyebutkan, pesawat Boeing 737-9 GP dengan nomor penerbangan JT768/5739 PK-LHU dari Bandara Balikpapan berangkat pada pukul 18.30 wita.
Sesuai jadwal kedatangannya di Bandara Juwata Tarakan pada pukul 19.35 Wita.
Sedangkan pesawat Boeing 737-8 GP dengan nomor penerbangan JT268/8738/PK-LJU dari Surabaya menuju Tarakan berangkat pada pukul 15.10 wita dan jadwal kedatangannya pukul 19.10 wita.
Namun, pada saat akan mendarat kedua pesawat milik Lion Air ini tertunda hingga 30 menit berputar-putar di udara Tarakan.
Beberapa jam kemudian kedua pesawat tersebut berhasil mendarat di Bandara Juwata Tarakan.
Octavianto menginformasikan, pesawat dari Surabaya dengan nomor penerbangan JT268 sukses mendarat pukul 18.10 wita dan pesawat dari Balikpapan mendarat pukul 20.16 wita.
Semua penumpang selamat, kata Octavianto. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KemenPPPA menegaskan anak terduga pelaku dan anak saksi dalam kasus perundungan hingga tewas di Pemalang tetap harus mendapat perlindungan.
Komjak menilai konsep kekayaan tak wajar dan harta tak terjelaskan perlu diperjelas dalam RUU Perampasan Aset.
Nusron Wahid absen dari pemeriksaan KPK sebagai saksi kasus ATR/BPN. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyoroti alasan agenda internal kementerian.
Kasus ISPA di Bantul mencapai 11.883 kasus pada April 2026 sebelum turun pada Juli dan Agustus, menurut data Dinkes Bantul.
Ledakan tabung oksigen di PT Sinergi Berkat Gasindo, Kelapa Gading, menewaskan satu orang dan melukai seorang lainnya.
Kemensos menguji coba Perlinsos digital hingga akhir 2026 untuk memutakhirkan data bansos dan menargetkan seluruh daerah mengaksesnya pada 2027.