Meutya Hafid Ingatkan Algoritma Jangan Seragamkan Keragaman Indonesia
Menkomdigi Meutya Hafid mengingatkan algoritma dan AI harus mencerminkan keragaman Indonesia serta tidak menghilangkan kendali manusia
Ilustrasi./Reuters-Dylan Martinez
Harianjogja.com, CIREBON - Densus 88 Antiteror berhasil membekuk terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Kelurahan Panjunan, Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu (13/10/2019). Penangkapan dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB.
"Tadi malam yang diamankan berinisial B warga Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk," kata Kapolresta Cirebon AKBP Roland Ronaldy melalui pesan singkat di Cirebon, Senin (14/10/2019).
Roland menegaskan bahwa yang bersangkutan terlibat aktif dalam jaringan JAD.
Pada saat ini, B sudah dibawa oleh Tim Densus 88. Polresta Cirebon hanya mendampingi saat melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris tersebut.
Saat ditanya keterkaitan B dengan pelaku penusukan Menkopolhukam, Roland menyatakan itu semua merupakan kewenangan dari Densus 88.
"Itu semua kewenangan Densus, saya belum tahu," katanya.
Dari rumah terduga teroris B, polisi menyita beberapa barang bukti seperti buku-buku berkaitan dengan teroris dan belati kecil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Menkomdigi Meutya Hafid mengingatkan algoritma dan AI harus mencerminkan keragaman Indonesia serta tidak menghilangkan kendali manusia
Harga BBM 1 November 2026 belum berubah. Pertamax Rp15.950, Dexlite Rp23.700, sedangkan Pertalite tetap Rp10.000 per liter.
BGN menegaskan insentif fiskal Rp1 triliun bukan hadiah khusus MBG. Program tersebut menjadi indikator tambahan penilaian daerah pada 2027.
Manchester City kalah 0-1 dari Brighton di Etihad. Arsenal berpeluang merebut puncak klasemen Liga Inggris 2026/2027.
UU No. 9/1998 menjamin kebebasan demonstrasi sekaligus mengatur kewajiban peserta aksi dan tanggung jawab kepolisian.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang di mayoritas wilayah Indonesia pada Minggu, 1 November 2026. Jogja diprediksi berawan tebal.