Advertisement
Nenek 70 Tahun Taklukkan Balap Sepeda di Jalan Paling Berbahaya di Dunia
Mirtha Munoz tengah beraksi di dataran tinggi Bolivia. - Reuters/David Mercado
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA– Seorang nenek berusia 70 tahun menaklukkan jalan spiral paling berbahaya di dunia yang menjulang setinggi hampir 11.000 kaki di Bolivia. Jalan ini kerap disebut Death Road, membentang dari hutan dataran rendah Bolivia ke puncak Andes yang tertutup salju.
Kabut, hujan, batu longsor, dan tebing terjal adalah daya tarik utama jalan yang kemungkinan telah merenggut ribuan nyawa itu.
Advertisement
Nenek itu bernama Mirtha Munoz, peserta tertua di ajang Skyrace, kompetisi balap sepeda ekstrem sejauh 60 km (37 mil) di Bolivia. Kompetisi ini menjadi wadah hasrat Munoz akan balap sepeda ekstrem selama beberapa tahun belakangan.
Munoz mulai bersepeda atas saran keluarga dan teman psikolognya setelah putranya meninggal secara tak terduga.
"Dia mengatakan kepada saya sepeda bisa membantu saya melewati rasa sakit saya, dan untuk bangun kembali. Ini pendakian vertikal, Anda naik dan naik dan tidak ada istirahat," katanya selepas lomba.
Munoz mengatakan dia menikmati lebih banyak naik sepeda dengan enam cucunya. Dia berharap cucunya yang tertua, yang saat ini berusia 18 tahun, akan mengikuti jejaknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Batasi Selat Hormuz, Ini Negara yang Diizinkan Melintas
- Kualitas Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik, Kategori Tidak Sehat
- Antrean Truk di Ketapang Mengular 12 Jam, Sopir Keluhkan Layanan
- Kabar Duka Mantan Menhan Juwono Sudarsono Wafat
- Dalam Sepekan Sulawesi Utara Diguncang Puluhan Gempa, Ini Polanya
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
- Ansyari Lubis Minta PSS Sleman Tampil Maksimal Lawan Kendal Tornado
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
Advertisement
Advertisement








