Mengenal Ma'ruf Amin lewat The Ma'ruf Amin Way

KH Ma'ruf Amin saat debat cawapres di Hotel Sultan Jakarta pada Minggu (17/3/2019). - Antara/Wahyu Putro
06 Oktober 2019 10:57 WIB Dewi Andriani News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA Sekjen MUI Anwar Abbas dan Pakar Koperasi Sahala Panggabean kembali menghadirkannya dalam versi bahasa Inggris, The Ma’ruf Amin Way. Here Comes Indonesia : Asia’s New Tiger Economy, setelah sukses meluncurkan buku The Ma'ruf Amin Way edisi bahasa Indonesia yang diterbitkan pada Februari 2019,

Abbas mengatakan bahwa Indonesia yang kini tengah menjelma menjadi Macan Ekonomi Asia akan mendatangkan lebih banyak investor untuk membangun bisnis mereka. Apalagi dengan dukungan generasi milenial dan generasi Z serta pemanfaatan platform digital yang akan semakin memperkokoh kedudukan Indonesia di percaturan perekonomian dunia.

EditorChandra Saritua mengatakan, buku The Ma’ruf Amin Way , buku tersebut memiliki dasar analisis ekonomi yang tajam secara empiris tetapi ditulis dengan bahasa yang populer.

Keistimewaan lain dari buku tersebut adalah mengenai pemikiran dan perjalanan karir Ma’ruf Amin sebagai Ulama Besar yang sarat pengalaman dalam berbagai aspek kehidupan, baik sebagai pengajar, politisi, maupun di bidang perekonomian, sebagai anggota Komite Ahli Pengembangan Bank Syariah Bank Indonesia.

Menurutnya, Kyai Ma’ruf telah memberikan inspirasi untuk lebih memberdayakan perekonomian umat melalui ekonomi berbasis syariah dengan menggunakan platform digital demi mewujudkan ekonomi yang berdaulat dan berkeadilan.

“Dengan terpilihnya beliau sebagai Wakil Presiden, maka terbuka luas pula kesempatan untuk mewujudkan prinsip ekonomi keumatan yang terdiri dari empat landasan yakni kemitraan, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyarakatan dan perwakilan, serta ekonomi arus bawah,” ujar Chandra dalam rilisnya Sabtu (5/10/2019).

Lulusan MBA dari UCLA, Amerika itu mengatakan bahwa konsep “The Ma’ruf Amin Way” dapat diwujudkan melalui gerakan koperasi (cooperative movement), dengan model bisnis perusahaan “digital start up” berbasis koperasi yang mengutamakan kemaslahatan umat.

Dalam sambutannya sebagai Keynote Speaker, K.H. Ma'ruf Amin mengatakan bahwa pemerintahan saat ini sudah meletakkan dasar pembangunan yang kian mengangkat kelompok ekonomi bawah melalui pembangunan infrastruktur secara masif.

"Keberpihakan terhadap kelompok ekonomi kecil akan jadi fokus utama. Itu sebagai antitesa ekonomi yang condong kapitalistik. Kekayaan tidak boleh hanya beredar pada orang kaya saja tapi terdistribusi kepada seluruh komponen rakyat," ujar Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 itu dalam peluncuran buku The Ma'ruf Amin Way di Westin Hotel, Jakarta, Kamis (3/10).

Ma'ruf melanjutkan keberpihakan kepada rakyat kecil bukan untuk mematikan pengusaha besar melainkan membangun kemitraan ekonomi kecil-menengah dan ekonomi atas.

 

Sumber : bisnis.com