Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Susilo Bambang Yudhoyono./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Kabar duka datang dari keluarga Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ibunda SBY dikabarkan wafat di tengah perawatan yang dijalani di RS Mitra Keluarga Cibubur, Jumat malam pukul 19.21 WIB.
Kabar itu disampaikan Wasekjen Demokrat Renanda Bachtar dalam akun Facebook, yang dikutip, di Jakarta, Jumat.
"Innalillahi wainnailaihirojiun. Telah berpulang ke rahmatullah, Ibu Siti Habibah, ibunda dari Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada Jumat, tanggal 30 Agustus 2019, pukul 19.21 WIB, di RS Mitra Keluarga Cibubur," tulis Renanda dalam akun Facebooknya.
Dalam keterangan yang diberikan, rencananya jenazah akan disemayamkan di kediaman pribadi SBY di Puri Cikeas, untuk selanjutnya dimakamkan pada Sabtu, tanggal 31 Agustus 2019.
Belum diketahui dimana ibunda SBY akan dimakamkan. DPP Partai Demokrat menyampaikan duka cita atas kepergian ibu dari Ketua Umum Partai Demokrat itu.
"Semoga Allah SWT mengampuni segala kesalahan almarhumah dan semoga seluruh amal baik almarhumah diterima Allah SWT," tulis Renanda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.