OPINI: Bank Indonesia dan Investasi
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Susilo Bambang Yudhoyono./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Kabar duka datang dari keluarga Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ibunda SBY dikabarkan wafat di tengah perawatan yang dijalani di RS Mitra Keluarga Cibubur, Jumat malam pukul 19.21 WIB.
Kabar itu disampaikan Wasekjen Demokrat Renanda Bachtar dalam akun Facebook, yang dikutip, di Jakarta, Jumat.
"Innalillahi wainnailaihirojiun. Telah berpulang ke rahmatullah, Ibu Siti Habibah, ibunda dari Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada Jumat, tanggal 30 Agustus 2019, pukul 19.21 WIB, di RS Mitra Keluarga Cibubur," tulis Renanda dalam akun Facebooknya.
Dalam keterangan yang diberikan, rencananya jenazah akan disemayamkan di kediaman pribadi SBY di Puri Cikeas, untuk selanjutnya dimakamkan pada Sabtu, tanggal 31 Agustus 2019.
Belum diketahui dimana ibunda SBY akan dimakamkan. DPP Partai Demokrat menyampaikan duka cita atas kepergian ibu dari Ketua Umum Partai Demokrat itu.
"Semoga Allah SWT mengampuni segala kesalahan almarhumah dan semoga seluruh amal baik almarhumah diterima Allah SWT," tulis Renanda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Pelatih PSIM Risto Vidakovic menilai penalti untuk Dewa United terlalu berlebihan setelah timnya kalah 1-2 di Stadion Sultan Agung.
Reses III DPRD Bantul 2026 mendorong penguatan sarana pendidikan melalui bantuan komputer dan buku untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan serta literasi
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Kejagung menggeledah enam lokasi di Jakarta terkait dugaan korupsi nikel Sulawesi Tenggara periode 2013-2025 dan menyita uang Rp11,795 miliar.