Lansia Solo Tertipu Haji, Lapor Polisi Sejak 2025 Pelaku Masih Bebas
Lansia asal Karanganyar kehilangan Rp104 juta setelah dijanjikan berangkat haji tanpa antre. Kasus dugaan penipuan dilaporkan ke Polresta Solo.
Susilo Bambang Yudhoyono./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Kabar duka datang dari keluarga Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ibunda SBY dikabarkan wafat di tengah perawatan yang dijalani di RS Mitra Keluarga Cibubur, Jumat malam pukul 19.21 WIB.
Kabar itu disampaikan Wasekjen Demokrat Renanda Bachtar dalam akun Facebook, yang dikutip, di Jakarta, Jumat.
"Innalillahi wainnailaihirojiun. Telah berpulang ke rahmatullah, Ibu Siti Habibah, ibunda dari Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada Jumat, tanggal 30 Agustus 2019, pukul 19.21 WIB, di RS Mitra Keluarga Cibubur," tulis Renanda dalam akun Facebooknya.
Dalam keterangan yang diberikan, rencananya jenazah akan disemayamkan di kediaman pribadi SBY di Puri Cikeas, untuk selanjutnya dimakamkan pada Sabtu, tanggal 31 Agustus 2019.
Belum diketahui dimana ibunda SBY akan dimakamkan. DPP Partai Demokrat menyampaikan duka cita atas kepergian ibu dari Ketua Umum Partai Demokrat itu.
"Semoga Allah SWT mengampuni segala kesalahan almarhumah dan semoga seluruh amal baik almarhumah diterima Allah SWT," tulis Renanda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lansia asal Karanganyar kehilangan Rp104 juta setelah dijanjikan berangkat haji tanpa antre. Kasus dugaan penipuan dilaporkan ke Polresta Solo.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada 5 Juni 2026 didominasi udara kabur dan berawan. Simak prakiraan lengkap untuk Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkid
Budi daya ternak ayam kampung super atau jowo super (joper) diyakini bisa menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan.
DPRD DIY menyoroti kekurangan Guru Pendamping Khusus yang dinilai menghambat pemerataan pendidikan inklusif bagi siswa disabilitas di DIY.
Anggota DPRD DIY, Purwanto, mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya penanggulangan stunting.
KPK mengungkap dugaan pemerasan Imigrasi berlangsung sistemis dari daerah hingga pusat dengan nilai dugaan hasil kejahatan mencapai Rp145,5 miliar.