Advertisement
Polisi Terus Cari 23 Anak Buah Kapal Mina Sejati yang Jadi Korban Perkelahian
Ilustrasi patroli laut. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, AMBON — Wakil Direktur Polair Polda Maluku, AKBP Sigit memimpin puluhan personel Brimob dan Polair menuju Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru guna mencari 23 anak buah kapal KM. Mina Sejati yang belum ditemukan menyusul perkelahian di kapal.
"Polda Maluku telah memberangkatkan 22 personel terdiri dari Pol Air 11 orang dan Brimob 11 orang dipimpin Wadirpolair AKBP Sigit ke Aru guna membantu Polres setempat dalam melakukan pencarian terhadap 23 ABK yang dinyatakan hilang," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Roem Ohoirat di Ambon, Minggu (25/8/2019).
Advertisement
Polres Aru juga masih memeriksa 11 ABK kapal penangkap cumi yang berhasil selamat dalam perkelahian para ABK di atas kapal pada 16 Agustus 2019 di perairan Dobo, yang menyebabkan 13 orang termasuk nakhoda meloncat ke laut dan ditolong KM. Gemilang Samudra. Dua orang di antara mereka meninggal dunia.
Dua korban tewas masing-masing M. Masrohin beralamat di Desa Pener, Pemalang (Jateng) dan rekannya Waridin asal Desa Semur Munding juga di Pemalang.
Kemudian 11 ABK yang selamat antara lain Sopan, Rahmat Age, Wawan, Kiswanto, Mahendra, Angger, Hendra, Ridwan, Karmudi, Slamet, dan Wisen Harmoko.
Sebanyak 20 ABK lainnya yang dinyatakan hilang atau belum diketahui nasibnya adalah Zae Fajri, Tegar, Trio, Ahmad Zainudin, Rowi, Fani, Agus, Harmim, Sudarsono, Musha, Riri, Kiki, Wiratno, Kiyansantang, Mustolik, Carman, Ulin Nuha, Mifaudin, Mudofir, serta Darmoko.
Tiga ABK yang diduga pelaku pembantaian yang juga belum diketahui nasibnya adalah NH alias Nurul (Masinis), FDL alias Ferri, dan QIM alias Qersim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kebijakan Luar Negeri Trump Mengeras, Targetkan Greenland-Iran
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
Advertisement
Hotel di Kulonprogo Ramai Saat Nataru, Okupansi Capai 70 Persen
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Kantor Diduga Scam di Sleman Tutup Usai Penggerebekan Polisi
- Polisi Kerahkan 1.060 Personel Jaga Aksi Buruh Hari Ini di Jakarta
- Pergerakan Tanah Masih Terjadi di Lokasi Sinkhole Situjua Sumbar
- Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang, Evaluasi Program Prioritas
- Mulai 2026, Gaji Guru PPPK Bantul Minimal Setara UMK
- Modus Liquid Vape, BNN Ungkap Lab Narkoba Jaringan Global di Ancol
- Demokrat Laporkan Sejumlah Akun di Medsos Terkait Hoaks soal SBY
Advertisement
Advertisement



