Advertisement
Soal Perpindahan Ibukota, Amien Rais Sebut Jokowi Ribut Sendiri
Amien Rais - JIBI/Bisnis Indonesia/Jaffry Prabu Prakoso
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo menunda memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan.
“Jadi saya heran kalau Jokowi sepertinya ribut sendiri mau memindah ibu kota ke tempat yang belum jelas,” katanyadi Jakarta, Jumat (23/8/2019).
Advertisement
Amien menjelaskan masih banyak hal yang lebih penting dibandingkan memindahkan ibu kota. Kerusuhan di Papua salah satunya dan harus segera diselesaikan.
“Saya ingatkan jangan pernah anggap enteng perkembangan di Papua dan Papua Barat,” jelasnya.
Amien menuturkan bahaa sebuah negara besar dengan perekonomian, militer hingga intelijen, dan kepolisian yang kuat bisa runtuh dalam waktu cepat karena satu masalah.
"Yugoslavia contohnya. Negara negara di Eropa Timur yang paling kuat, makmur dan stabil kini sudah tidak ada lagi karena konflik. Nah kita NKRI jangan main-main. Jangan kita menyepelekan perkembangan di Papua. Karena itu, tolong pendekatannya jangan hanya security approarch, bahkan bukan economy approarch, atau political approarch. Tapi harus betul-betul multidimensional approach,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sterilisasi Bus di Parkiran Senopati Picu Penurunan Aktivitas Ekonomi
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- WFH ASN DIY Dimulai, Rabu Dipilih Hindari Efek Libur Panjang
- IUP Bermasalah Terancam Dicabut, Prabowo Beri Waktu Seminggu
- Prabowo: 70 Persen Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia
- Penyerbuan Al Aqsa Picu Kecaman, MHM Soroti Pelanggaran
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April
- Jadwal KRL Jogja-Solo 9 April 2026, Lengkap dari Tugu
- Viral Keributan di Kotagede Jogja, Polisi Pastikan Berakhir Damai
Advertisement
Advertisement







