Gandeng Ormas Islam, Pemerintah Bakal Perbaharui Buku Manasik Haji

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (tengah)./Harian Jogja - Desi Suryanto
18 Agustus 2019 08:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JEDDAH- Kualitas buku manasik haji bakal diperbaharui guna meningkatkan kualitas ibadah haji.

Pemerintah akan berupaya meningkatkan mutu ibadah haji pada tahun depan. Amirul Hajj sekaligus Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan, dalam penyusunan buku manasik tersebut, pihaknya akan melibatkan ormas-ormas Islam.

"Karena delegasi amirul hajj itu datang dari beragam ormas Islam tentu nanti bersama MUI kita akan khalaqoh forum pertemuan atau musabaqoh untuk bagaimana untuk mewujudkan itu," katanya di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (17/8/2019).

Dia berpendapat, selama ini buku-buku manasik lebih dititiktekankan pada aspek fikih atau tata caranya.

"Bagaimana orang bertawaf itu apa yang bacaan-bacaannya termasuk juga sai dan lalu kemudian ketika wukuf ketika lontar jumrah dan seterusnya," kata dia.

Dia melanjutkan, hal tersebut bukan akan dikurangi, tetap dipertahankan. Hanya saja ditambah dengan hal-hal yang lebih substantif.

"Mengapa harus tawaf? Apa makna tawaf itu? Kenapa sai? Apa makna sai? Wukuf itu apa maknanya?" ucapnya.

Sehingga, kata dia, jamaah tidak hanya menyandang predikat haji karena sudah melaksanakan manasik tata cara haji. Tapi, jamaah juga diharapkan mendapatkan ilmu dan wawasannya berkembang lebih baik terkait dengan haji.

"Sehingga harapannya itu tadi kemabruran itu bisa terwujud pada sisi aspek sisi sosialnya. Tidak hanya semata personalnya," ujarnya.

Sumber : Okezone.com