Advertisement
Pertimbangkan Faktor Ini, Jangkar Jokowi Usulkan Figur Menteri
Warga menunjukkan jarinya yang telah dicelupkan ke dalam tinta usai memberikan hak suaranya dengan latar poster Calon Presiden - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17/4/2019). - ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Sejumlah figur yang dinilai layak menjadi menteri pada pemerintahan Joko Widodo periode 2019-2024 diusulkan Presidium Nasional Jangkar Jokowi.
"Usulan beberapa nama untuk dipilih menjadi menteri ini dengan mempertimbangkan faktor kapabilitas, integritas, progresif, loyal, serta setia kepada Pancasila," kata Ketua Presidium Jangkar Jokowi I Ketut Guna Artha melalui pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (24/7/2019).
Advertisement
Menurut Ketut Guna Artha, usulan beberapa nama menteri itu tanpa melihat asal-usul dan latar belakang, agama, suku, maupun dari partai politik atau profesional. "Kalau figur tersebut memenuhi syarat kapabilitas, integritas, loyal, dan setia pada Pancasila, akan kami usulkan," katanya.
Ketut juga menegaskan, agar para menteri yang nantinya ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo pada pemerintahan periode kedua, benar-benar mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
BACA JUGA
"Para menteri nantinya tidak boleh mencitrakan diri sendiri, memiliki agenda sendiri, yang pada akhirnya melalaikan tugas utama sebagai pembantu presiden untuk mewujudkan Nawacita," katanya.
Pada kesempatan tersebiut, Ketut juga melihat, perolehan suara pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pemilu Presiden 2019 yakni 55,50% , hanya naik 2,35%, dibandingkan dengan perolehan suara pada Pemilu 2014, yakni 53,15%.
Menurut dia, kenaikan suara yang hanya 2,35% itu tentu ada kekeliruan dan hambatan, karena pemerintahan Presiden Joko Widodo pada periode 2014-2014 dinilai telah gencar melakukan pembangunan, seperti percepatan pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, paket regulasi sektor keuangan, dan lainnya.
Namun, Presidium Nasional Jangkar Jokowi, menurut Ketut, juga memberikan apresiasi terhadap Joko Widodo yang memperoleh persentasi tertinggi sebagai pemimpin dunia yang terpilih terpopuler.
Menurut dia, survei tersebut dilakukan oleh ilmuwan politik Amerika Serikat, Ian Bremmer, melalui akun twitternya, pada April 2019. Hasil survei tersebut menyimpulkan Presiden Joko Widodo dengan persentase tertinggi, yakni 71%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Polda DIY Ungkap 56 Kasus Pekat Selama Operasi Pekat Progo 2026
- Dana Desa di Bantul Dipangkas, Lurah: Infrastruktur Terpaksa Berhenti
- KY Gandeng Media Massa Telusuri Rekam Jejak Calon Hakim Agung 2026
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 13 Maret 2026
- Stuttgart Kalah 1-2 dari Porto di Warnai Blunder dan VAR
- Jadwal KA Bandara YIA Jumat 13 Maret 2026
- Dana Nasabah Aman, Layanan Dialihkan Ke Kantor Cabang Senopati
Advertisement
Advertisement









