117 Santri Ponpes Manbaul Hikam Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Keracunan MBG
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Ilustrasi. /Bisnis-Triawanda Tirta Aditya
Harianjogja.com, JAKRTA- Toilet untuk pengemudi ojek online di sebuah mal yang dibedakan dengan pengunjung lain viral di media sosial.
Pembedaan fasilitas toilet antara pengunjung mal dan sopir ojek online di Mal Puri Indah menjadi perbincangan besar di kalangan dan grup media sosial pengemudi ojek online. Sopir ojek online merasa mereka dibedakan antara manusia dan binatang.
Mereka kecewa lantaran kebijakan tersebut dinilai telah mendiskriminasi dan merendahkan profesinya. Yohanes (26) salah satu pengemudi ojek online yang biasa mangkal di sekitar Puri Indah Mall, Kembangan, Jakarta Barat mengungkapkan bahwa kasus pembedaan fasilitas toilet antara pengunjung dan ojek online telah ramai diperbincangkan di grup WhatsApp maupun Facebook para pengemudi ojek online.
Yohanes mengaku kecewa dan kesal atas kebijakan tersebut.
"Di grup Ojol itu sekali ada kasus itu langsung dinaikin ke grup masing-masing di setiap basecamp-nya. Itu bisa sampai menyebar ke Jabodetabek. Saya lihat di grup Facebook juga udah mulai rame," kata Yohanes saat ditemui di sekitar Puri Indah Mall, Kembang, Jakarta Barat, Rabu (17/7/2019).
Pria yang mengaku telah menjadi pengemudi ojek online sejak 2016 silam itu pun merasa sangat kecewa atas adanya pembedaan fasilitas toilet antara pengunjung dan ojek online di Puri Indah Mall.
Seharusnya, kata Yohanes, pihak pengelola Puri Indah Mall bisa memahami bahwa ojek online juga merupakan customer yang tidak sepantasnya dibeda-bedakan.
Apalagi, kata dia, dengan adanya ojek online turut membantu penjualan para pemilik restoran yang ada di dalam Puri Indah Mall.
"Nggak mikir sampai segitunya mungkin, karena mungkin dilihatnya ah ojek online disingkirkan toiletnya," kata Yohanes.
"Jadi manajemen itu harus tahu kalau ojek online ke dalam itu beli, kita kan customer juga, wajib dong dilayani," sambungnya.
Senada dengan itu, Rizal (34) mengaku dari pengalamannya menjadi pengemudi ojek online sejak 2015, ketika dirinya masuk - keluar mall baru kali ini ada kebijakan pembedaan fasilitas toilet bagi pengunjung dan ojek online.
Padahal, sebagai sesama manusia, kata Rizal, tidak etis adanya perbedaan fasilitas toilet tersebut. Rizal bahkan menilai seakan-akan pihaknya seperti dianggap hewan oleh pengelola Puri Indah Mall.
"Jangan kaya gitu lah dibedain kita kan manusia juga sama lah, enggak usah dibeda-bedain, kayak kami binatang saja kasarnya begitu, kami juga kan sesama manusia juga," kata Rizal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
KPK menyita uang tunai yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah dan menangkap 17 orang dalam OTT ATR BPN.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia 24 perjalanan, dengan keberangkatan YIA mulai 04.20 WIB dan Tugu 05.16 WIB.
ETLE Hub mendeteksi 46.034 kendaraan angkutan barang dengan total 72.236 deteksi selama pengawasan 10 Agustus hingga 10 September 2026.
KRI Canopus dikerahkan mencari korban KM Virgo Transport 8 dengan teknologi bawah laut setelah cuaca buruk menghambat penyelam.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.