Profil Bos Summarecon Adrianto Pitojo Adhi yang Ikut Terjaring OTT KPK
Profil Adrianto Pitojo Adhi, Presdir Summarecon yang diamankan KPK dalam OTT kasus dugaan korupsi pengurangan HGB di Bogor.
ilustrasi difabel./IST-wikipedia
Harianjogja.com, JAKARTA--Kontingen Indonesia yang berlaga di World Deaf Championship 2019 di Taiwan, berpeluang merebut tiga medali emas setelah menempatkan tiga wakilnya di putaran final bulutangkis, Senin (15/7/2019).
"Alhamdulillah pebulu tangkis kami bisa melaju ke final untuk kategori youth [U-19], bahkan untuk tunggal putra sudah mengantongi medali emas sekaligus merengkuh gelar juara dunia," kata pelatih kepala Kontingen Indonesia Ghessa Salo melalui pesan singkat kepada Antara di Jakarta, Senin.
Ketiga wakil atlet tuna rungu Indonesia yang berlaga di final tersebut adalah pasangan Muhammad Nur Saliim Madek dan Ilyas Rachman Ryandhani berlaga di nomor ganda putera menantang Hritik Anand dan Kushagra dari India.
Selain itu, Indonesia juga menempatkan wakil di final ganda campuran melalui pasangan Ilyas Rachman Ryandhani dan Dzakiyya Amalia Maruf, yang akan menghadapi Hritik Anand dan Jerlin Jayarachagan dari India, sedangkan di nomor tunggal putra yang diwakili Ilyas Rachman Ryandahni sudah menyumbangkan satu medali emas setelan mengalahkan Chun Hei Lau (Hong Kong).
Ghessa mengatakan atlet binaannya memiliki peluang besar membawa pulang emas dari tiga nomor final yang diikuti.
"Mohon doanya hari ini final dan semoga bisa mendapatkan tiga medali emas," kata Ghessa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Profil Adrianto Pitojo Adhi, Presdir Summarecon yang diamankan KPK dalam OTT kasus dugaan korupsi pengurangan HGB di Bogor.
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Antrean Pertalite di SPBU Galur Kulonprogo mengular hingga Jalan Raya Brosot. Puluhan motor mengantre pada Senin malam.
Icomex dijadwalkan diresmikan 17 September 2026. OJK dan DPR mempercepat regulasi sebelum pengawasan BMKS beralih ke OJK pada 2027
Taman Edupark Gemolong diperketat setelah video remaja bermesraan viral. Pengawasan, penerangan, dan pembatasan malam akan ditingkatkan.
Aktivitas Merapi dan kondisi alam menjadi pertimbangan wisatawan sebelum berkunjung ke Sleman, meski wisata kawasan Merapi tetap diminati.