Kapal Pembawa Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Banten Cek Pulau Sebesi
Kansar Banten mengecek informasi Pulau Sebesi dalam pencarian jurnalis hilang setelah kapal yang menuju Gunung Anak Krakatau hilang kontak.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, SUMBAWA--Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan telah terjadi gempa dengan magnitudo 6,9 di kawasan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (14/7/2019) sekitar pukul 12.39 WIB. Gempa dirasakan lemah di sejumlah daerah.
Gempa itu sedikitnya terasa di empat wilayah, yaitu Waingapu, Bima, Sumbawa, dan Mataram. Getaran gempa di keempat wilayah itu terasa lemah.
Gempa tersebut berada di titik koordinat 18,34 Lintang Selatan (LS) dan 120,17 Bujur Timur (BT). Gempa berpusat di laut dengan kedalaman 10 km. Pusat gempa itu berjarak sekira 884 km barat daya Sumbawa.
Hingga saat ini, belum diketahui dampak kerusakan akibat gempa tersebut. Belum diketahui pula adanya korban jiwa maupun luka dalam peristiwa gempa dengan magnitudo 6,9 tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Kansar Banten mengecek informasi Pulau Sebesi dalam pencarian jurnalis hilang setelah kapal yang menuju Gunung Anak Krakatau hilang kontak.
Empat Musim Pertiwi karya Kamila Andini akan world premiere di TIFF 2026. Film ini terinspirasi lanskap Bromo dan kisah perempuan.
BMKG mengungkap kebutuhan anggaran untuk peralatan, pemeliharaan, edukasi, hingga komunikasi data dalam memperkuat peringatan dini bencana.
Anggota DPR RI Iman Sukri meminta pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda dioptimalkan dan area pencarian diperluas.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo memilih komunikasi dan pembersihan untuk menekan vandalisme serta sampah visual di sejumlah lokasi.
PM Inggris Andy Burnham menegaskan tak akan diam atas penderitaan Palestina dan ancaman terhadap solusi dua negara.