Isu Retak Prabowo-Jokowi Menguat, Pengamat Buka Fakta
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers di BPBD DIY, Jogja, Minggu (23/12/2018)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA - Cerita tentang almarhum Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikenang banyak kalangan termasuk Mahfud MD.
Seperti diceritakan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, ia mengenang terakhir kalinya bertemu dengan Sutopo pada momen acara, dan Sutopo mendapatkan penghargaan sebagai salah satu tokoh pengabdi kemanusiaan yang tulus.
Dalam pidatonya, kata Mahfud, Sutopo bercerita tentang ancaman maut dari penyakit yang menggerogoti tubuhnya tak akan menghalangi untuk terus mengabdi.
"Waktu itu dlm pidatonya Sutopo bercerita ttg ancaman maut dari penyakitnya tp itu tdk menghalangi semangatnya utk trs mengabdi dan menginformasikan situasi setiap bencana alam. Dia trs bekerja keras utk kemanusiaan. Kini, maut tlh benar2 menjemput Sutopo, membawa ke hadhirat-Nya," kata Mahfud melalui akun @mohmahfudmd seperti dikutip Okezone, Senin (8/7/2019).
"Hidup adl perubahan2 yg tak bs dihindari, yg penting hrs berubah menjadi lbh baik". Itu yg sy dengar dari Mas Sutopo saat memberi sambutan singkat pd penganugerahan," imbuh Mahfud.
Mahfud masih terbayang-bayang dengan pertemuan terakhirnya dengan Sutopo. Apalagi, Sutopo juga sempat menghampirinya dan menceritakan penyakit kanker paru-paru yang dideritanya dengan mata berbinar-binar.
"Msh terbayang di benak dan terpateri di hati ketika, saat itu, dia mendekati sy dan bercerita dgn ber-binar2 ttg tugas dan penyakitnya. Luar biasa tegar. Sekanat (selamat) jalan Mas Sutopo. Engkau akan tenang di surga-Nya. Inna lillah wa inna ilaihi raji\'un. Allahumma ighfir laka warhamka," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 2 Juli 2026 menurut BMKG, seluruh wilayah diprediksi berawan dengan suhu 19-30 derajat Celsius.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Tarif masuk pantai Bantul sisi barat turun jadi Rp5.000. Pemkab optimistis kunjungan naik dan PAD ikut terdongkrak.
Pendidikan DIY diperkuat melalui kolaborasi daerah, digitalisasi data, dan strategi menekan anak tidak sekolah dalam KPI 2026 di UNY.
Pemkab Klaten luncurkan beasiswa kuliah Rp1 miliar. Bupati Hamenang pastikan akses pendidikan merata bagi warga kurang mampu.