Advertisement
Menolak Dipaksa Memuji Dewa Hindu, Pria Muslim Tewas Dianiaya
Ilustrasi kekerasan - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, RANCHI – Hanya karena menolak membaca puji-pujian untuk Dewa, seorang pria muslim di India tewas dianiaya.
Polisi India telah menangkap lima orang setelah seorang pria Muslim dianiaya sampai tewas oleh massa. Insiden itu terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial.
Advertisement
Tareb Ansari meninggal dunia beberapa hari setelah dia diserang oleh orang-orang yang menuduhnya mencuri sepeda motor di Negara Bagian Jharkhand, sebelah timur India. Dalam video yang beredar, pria berusia 24 tahun itu tampak memohon agar nyawanya diampuni sebelum dipaksa untuk membaca puji-pujian untuk dewa Hindu.
Keluarga Ansari menuduh polisi tidak memberi perawatan pada pemuda itu meski dia mengalami luka-luka parah.
Istrinya, Shahista Parveen mengatakan kepada BBC bahwa Ansari telah diikat ke tiang listrik semalaman dan baru diserahkan ke polisi pada keesokan harinya. Polisi kemudian menangkapnya atas tuduhan pencurian.
Dia dipindahkan ke rumah sakit empat hari kemudian. Dia mengatakan dia dipukuli setelah menolak mengikuti nyanyian yang memuji dewa-dewa Hindu.
Polisi negara bagian menolak tuduhan tersebut dan menyatakan mereka tidak bersalah.
India telah menyaksikan beberapa kejadian main hakim sendiri dan penganiayaan oleh massa dalam beberapa tahun terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
Advertisement
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- IKA FK Unsri Kawal Kasus Dokter Internship Meninggal, Ini Alasannya
- Aksi May Day di Jogja Dibatasi, Massa Tak Bisa ke Titik Nol
- DPR Usul SPT Pribadi Diperpanjang hingga Mei 2026
- May Day Sleman Meriah, Ada Cukur Gratis untuk Pekerja
- Kericuhan May Day Bandung, Sejumlah Pelaku Diamankan
- Kebijakan Baru Prabowo di Hari Buruh, Dari Desa hingga Driver Online
- Jamaah Haji RI Mulai Umrah Wajib di Masjidil Haram
Advertisement
Advertisement








