Advertisement
Pelaku Bom Kartasura Membaiat Diri ke Kelompok ISIS Melalui Akun Facebook
Bendera ISIS. - REUTERS/Ali Hashisho
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan Tim Densus 88 Antiteror sedang mendalami keterkaitan pelaku bom bunuh diri di Pos Pantau Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah RA dengan sel tidur teroris lain.
"Memang dia tidak terafiliasi dengan kelompok teroris yang terstruktur, tapi dia berkomunikasi dengan sleeping cell yang lain, itu sedang didalami," kata Brigjen Dedi, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat.
Advertisement
Menurutnya, hal itu diketahui dari pengakuan RA. Menurut Dedi, kondisi kesehatan RA kini cukup stabil dan penyidik Densus sudah meminta sedikit keterangan darinya.
Dari pengakuannya, diketahui bahwa RA pernah bertukar pengalaman merakit bom dengan sesama 'lone wolf' atau pengikut kelompok teroris yang berjuang sendiri.
BACA JUGA
Selain itu, pelaku mengaku bahwa ia belajar merakit bom secara otodidak dari internet.
Dedi mengungkapkan bahwa RA membaiat dirinya ke kelompok teroris ISIS dengan menggunakan akun media sosial Facebook milik RA.
"Dia membaiat diri dengan akun Fb-nya langsung ke ISIS. Sedang didalami jaringan komunikasi pelaku di akun FB [facebook]," katanya lagi.
Dari hasil penyidikan, diketahui bahwa ponsel milik RA telah dirusak, sehingga menghambat proses penyidikan di laboratorium digital forensik.
Sebelumnya terjadi peristiwa bom bunuh diri di Pos Pantau Lalu Lintas Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Senin (3/6/2019) sekitar pukul 22.45 WIB.
Awalnya ada seorang tak dikenal menggunakan kaos berwarna hitam, celana jeans serta memakai headset berjalan menuju Pos Pantau Tugu Kartasura. Orang tersebut duduk di trotoar di depan pos.
Lalu, sepuluh menit kemudian terjadi ledakan di depan pos yang mengakibatkan orang tersebut luka-luka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- MIUI Disuntik Mati, Ini Dampak Besar untuk Pengguna Xiaomi
- 4 Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba Besok, Geypens Jadi Kejutan
- Dispar Kulonprogo Catat Lonjakan Wisatawan, Congot Ungguli Glagah
- Jalan Mulus Jojo di Kejuaraan Asia 2026, Peluang Juara Terbuka
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Lewis Hamilton dan Kim Kardashian Liburan Keluarga di Jepang
- iOS 26.4 Resmi Rilis, Bikin Playlist Otomatis Cukup Tulis Teks
Advertisement
Advertisement








