Advertisement
Jateng Dilanda Teror, Ganjar Klaim Masih Kondusif
Tim Inafis Polda Jateng melakukan olah TKP di Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor, Kompi 3, Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (25/5 - 2019). (Antara/Sumarwoto)
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG — Dalam beberapa hari terakhir wilayah Jateng dilanda teror. Meski demikian, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, mengklaim kondisi wilayahnya masih aman terkendali.
Teror terjadi di wilayah Jateng menyasar beberapa daerah, seperti pembakaran pos polisi di Klaten dan penembakan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas di Purwokerto, Banyumas, oleh orang yang tak dikenal Sabtu (25/5/2019) dini hari.
Advertisement
“Itu sudah dikejar sama kepolisian. Mereka kelihatannya hanya pengganggu saja. Jateng masih kondusif,” ujar Ganjar saat dijumpai wartawan seusai memberikan paparan dalam rapat koordinasi (rakor) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (27/5/2019).
Ganjar menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolda Jateng, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, dan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI M. Efendi, untuk memastikan kondisi keamanan di Jateng berjalan aman menjelang libur Lebaran dan pasca-penetapan hasil Pemilu 2019.
BACA JUGA
“Insya Allah keamanan berjalan baik, tadi saya juga sudah berbicara dengan Kapolda dan Pangdam. Polri berada di garis paling depan, TNI mem-back up full,” kata politikus PDIP itu.
Disinggung apakah kasus penembakan Mako Brimob di Purwokerto apakah terkait dengan kerusuhan pada aksi 22 Mei di Jakarta, Ganjar membantahnya. “Enggak, enggak ada hubungannya. Itu cuma pengganggu. Enggak ada hubungannya [dengan aksi 22 Mei],” ujar Ganjar.
Terpisah, Kapolda Jateng, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, mengatakan saat ini pihaknya masih terus melakukan investigasi untuk mengungkap kasus penembakan Mako Brimob di Purwokerto yang menyebabkan satu anggota Brimob terluka.
“Proses investigasi masih terus berjalan. Olah tempat kejadian perkara dipimpin kepala laboratorium forensik Semarang. Mereka sedang melakukan uji balistik dan metalurgi proyektil. Termasuk pemeriksaan beberapa saksi dan rekaman CCTV untuk mengetahui profil senjata api dan pelakunya,” ujar Ryco.
Rycko juga menyatakan jika kondisi anggota Brimob yang terluka karena terkena tembakan saat insiden, yakni Bripka Imam Santoso, saat ini baik-baik saja. Bahkan, Ryco menyebut jika anggota Brimob itu saat ini sudah bertugas seperti biasa. "Satu orang anggota Polri terluka hanya terserempet dan bisa kerja kembali," tandas Rycko.
Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, ditembaki oleh orang tak dikenal pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Pelaku penembakan melakukan aksinya mengendarai mobil jenis MPV berwarna silver keluaran tahun 2010. Ia melepas tembakan ke arah pos penjagaan Mako Brimob Watu Mas dan melukai satu petugas yang tengah berjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Pulang dari Pantai, 1 Lansia Meninggal Dunia Laka di Bugisan
- Netanyahu Banjir Hujatan Usai Bandingkan Yesus dengan Genghis Khan
- Kendaraan Masuk Tol Purwomartani Tembus 6.072 Saat Lebaran
- Bonus Miliaran Cair, Atlet Porda di Bantul Kantongi Puluhan Juta
- Kebijakan WFH Sehari Mulai Dimatangkan untuk Hemat BBM
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- Waspadai Lonjakan Gula Darah dan Kolesterol Tinggi Usai Lebaran
Advertisement
Advertisement




