Jateng Dilanda Teror, Ganjar Klaim Masih Kondusif

Tim Inafis Polda Jateng melakukan olah TKP di Pos Penjagaan Mako Brimob Batalyon B Pelopor, Kompi 3, Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (25/5 - 2019). (Antara/Sumarwoto)
28 Mei 2019 08:27 WIB Imam Yuda Saputra News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG — Dalam beberapa hari terakhir wilayah Jateng dilanda teror. Meski demikian, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, mengklaim kondisi wilayahnya masih aman terkendali.

Teror terjadi di wilayah Jateng menyasar beberapa daerah, seperti pembakaran pos polisi di Klaten dan penembakan Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas di Purwokerto, Banyumas, oleh orang yang tak dikenal Sabtu (25/5/2019) dini hari.

“Itu sudah dikejar sama kepolisian. Mereka kelihatannya hanya pengganggu saja. Jateng masih kondusif,” ujar Ganjar saat dijumpai wartawan seusai memberikan paparan dalam rapat koordinasi (rakor) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (27/5/2019).

Ganjar menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolda Jateng, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, dan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI M. Efendi, untuk memastikan kondisi keamanan di Jateng berjalan aman menjelang libur Lebaran dan pasca-penetapan hasil Pemilu 2019.

“Insya Allah keamanan berjalan baik, tadi saya juga sudah berbicara dengan Kapolda dan Pangdam. Polri berada di garis paling depan, TNI mem-back up full,” kata politikus PDIP itu.

Disinggung apakah kasus penembakan Mako Brimob di Purwokerto apakah terkait dengan kerusuhan pada aksi 22 Mei di Jakarta, Ganjar membantahnya. “Enggak, enggak ada hubungannya. Itu cuma pengganggu. Enggak ada hubungannya [dengan aksi 22 Mei],” ujar Ganjar.

Terpisah, Kapolda Jateng, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, mengatakan saat ini pihaknya masih terus melakukan investigasi untuk mengungkap kasus penembakan Mako Brimob di Purwokerto yang menyebabkan satu anggota Brimob terluka.

“Proses investigasi masih terus berjalan. Olah tempat kejadian perkara dipimpin kepala laboratorium forensik Semarang. Mereka sedang melakukan uji balistik dan metalurgi proyektil. Termasuk pemeriksaan beberapa saksi dan rekaman CCTV untuk mengetahui profil senjata api dan pelakunya,” ujar Ryco.

Rycko juga menyatakan jika kondisi anggota Brimob yang terluka karena terkena tembakan saat insiden, yakni Bripka Imam Santoso, saat ini baik-baik saja. Bahkan, Ryco menyebut jika anggota Brimob itu saat ini sudah bertugas seperti biasa. "Satu orang anggota Polri terluka hanya terserempet dan bisa kerja kembali," tandas Rycko.

Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, ditembaki oleh orang tak dikenal pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Pelaku penembakan melakukan aksinya mengendarai mobil jenis MPV berwarna silver keluaran tahun 2010. Ia melepas tembakan ke arah pos penjagaan Mako Brimob Watu Mas dan melukai satu petugas yang tengah berjaga.


Sumber : Solopos.com