Advertisement

Kuburan Massal Korban Bencana Palu Ramai Diziarahi

Newswire
Senin, 06 Mei 2019 - 08:07 WIB
Sunartono
Kuburan Massal Korban Bencana Palu Ramai Diziarahi Warga berziarah di lokasi tempat hilangnya anggota keluarga mereka yang terdampak bencana likuifaksi di Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (5/5/2019). - Ist/Antara.

Advertisement

Harianjogja.com, PALU--Lokasi pemakaman massal ribuan orang yang menjadi korban bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi 28 September 2018 di Kota Palu, ramai diziarahi warga sehari menjelang bulan Ramadhan, Minggu (5/5/2019).

Sejak pukul 15:00 Wita, warga yang datang dari dalam maupun luar Kota Palu, silih berganti mengujungi lokasi pemakaman di Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, untuk berdoa dan tabur bunga.

Advertisement

Isak tangis yang bercampur dengan doa lintas agama dari warga yang keluarganya menjadi korban bencana alam dahsyat, mewarnai ziarah menjelang bulan suci ramadhan ini.

Ziarah ini juga terlihat berbeda dari ziarah ke makam biasanya, karena sebagian besar warga ada yang datang membawa nisan masing masing keluarga yang menjadi korban. Hal itu dilakukan untuk memberi tanda makam keluarganya di lokasi pemakaman massal tersebut.

Bahkan tidak sedikit warga yang mengaku bahwa sampai sampai saat ini belum menerima kabar apapun dari keluarganya, yang saat bencana alam gempa bumi, tsunami serta likuifaksi dinyatakan hilang. Mereka hanya percaya dan berasumsi bahwa keluarganya yang menjadi korban, telah di kuburkan di lokasi pemakaman massal ini bersama korban lainya.

''Suami saya jadi korban tsunami di Pantai Talise, sampai saat ini belum ada kabarnya. tapi saya yakin dia sudah dikebumikan disini'," ujar Dewi, salah seorang peziarah.

Hal yang sama juga dirasakan Ian, salah seorang warga yang ayahnya menjadi korban likuifaksi di Kelurahan Petobo. Ia hanya bisa pasrah dan berdoa agar ayahnya dan seluruh warga yang menjadi korban bencana pada 28 september 2018 lalu bisa mendapatkan tempat terbaik.

'Ramadhan kali ini pasti berbeda dari tahun sebelumnya. beberapa anggota keluarga kurang. tapi yang jelas kita doakan semoga mereka ditempatkan ditempat Sebaik-baiknya,"' katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Advertisement

alt

Catat! Tarif Parkir Kendaraan Bermotor di Lokasi Wisata Wilayah Bantul

Bantul
| Sabtu, 20 April 2024, 12:17 WIB

Advertisement

alt

Kota Isfahan Bukan Hanya Pusat Nuklir Iran tetapi juga Situs Warisan Budaya Dunia

Wisata
| Jum'at, 19 April 2024, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement