Advertisement
Pertemuan Jokowi dan AHY Diyakini Bakal Turunkan Ketegangan Politik
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima kunjungan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/5/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA —Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan pertemuan dengan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, Kamis (3/5/2019) kemarin.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan bahwa silaturahmi AHY dengan Jokowi merupakan sebuah awal yang baik. Tak hanya itu, pertemuan tersebut juga diakuinya bakal meredakan tensi politik pascaperhelatan akbar pemilihan umum 17 April lalu.
Advertisement
“Saya rasa silaturahmi awal itu baik karena itu kita berharap menata politik ke depan, inikan tentu perlu dukungan parlemen yang kuat. Dan saat sekarang kan koalisi sudah sekitar 60%,” ujarnya di Istana Negara, Jumat (3/5/2019).
Ketika dikonfirmasi mengenai kemungkinan merapatnya Partai Demokrat ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin, Airlangga menjawab keputusan tersebut berada di tangan Jokowi.
“Inikan merapatnya masih menunggu hasil resmi tanggal 22 nanti, jadi kita tunggu hasil saja,” ujarnya singkat.
Tak jauh berbeda, politisi PDIP Puan Maharani menambahkan keputusan tersebut juga harus mempertimbangkan pendapat para anggota partai koalisi. Secara umum, dia mengaku cukup terbuka dengan semua kemungkinan yang ada.
Pada saat yang sama, politisi PDIP Pramono Anung menjelaskan dari hasil sementara yang terlihat pada quick count pilpres 2019, sudah bisa terlihat peta konfigurasi pendukung pemerintahan ke depan.
“Sehingga bayangan terhadap sistem pemerintahan yang kuat sudah ada di depan mata karena Presidennya dan partai pendukung utamanya itu kebetulan pada koalisi yang sama. Sehingga apakah kemudian ada tambahan atau enggak, itu kewenangan sepenuhnya ada pada Presiden,” tekannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Atap Pengganti Tiba, Perbaikan Pasar Induk Godean Sleman Segera
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Baznas Umumkan Zakat Fitrah Tahun Ini Rp50 Ribu, Ini Penjelasannya
- Prabowo Ajak MUI Bersatu Perangi Korupsi
- Baju Bekas Tanpa Dicuci Bisa Sebabkan Infeksi, Ini Kata Dokter
- Kasus Leptospirosis di Jogja Naik, Warga Diminta Waspada
- HPN 2026, PWI Dorong Regenerasi Wartawan Perempuan
- Siklon Penha Picu Banjir dan Longsor di Filipina, 8 Orang Meninggal
- Pendidikan Berbasis Al-Quran Diperkuat di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement




