Advertisement
Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia Masih Gelap, Ini Kata KPU
Tangkapan layar video diduga surat suara tercoblos. - Ist/twitter
Advertisement
Harianjogja.com, MEDAN- Kasus surat suara tercoblos di Malaysia hingga kini masih gelap.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Evi Novida Ginting menyebutkan belum ada keputusan atau rekomendasi soal surat suara yang diduga tercoblos di Malaysia dari Bawaslu.
Advertisement
"Belum ada keterangan soal itu (surat suara yang diduga tercoblos di Malaysia). Sepanjang itu tidak ada, tentu kita (KPU) tetap menganggap proses pemilihan sudah berjalan dengan baik," ujarnya.
Evi juga menegaskan bahwa suara bukan sampah.
BACA JUGA
"Surat suara itu bukan sampah. Jadi jangan salah mengutip dan karena kita tidak bisa mengakses kasus itu sehingga kemungkinannya surat suara itu tidak akan dihitung," katanya.
Evi.menyebutkan, ada tiga metode pemilihan di Pemilu 2019 di luar negeri.
Pertama, katanya, adalah TPS yang ditempatkan di perwakilan pemerintah di luar negeri.
Kemudian melalui kotak suara keliling dan via pos.
Untuk melalui pos yang dihitung adalah surat suara yang dikirimkan kepada pemilihnya kemudian dikembalikan pemilihnya kepada petugas KPU yang ada di luar negeri.
"Surat suara yang kembali itu yang akan dihitung secara bersamaan pada tanggal 17 April," ujarnya.
Evi juga membantah bahwa KPU tidak siap menghadapi animo pemilih yang tinggi di luar negeri dalam Pemilu 2019.
Oleh karena d luar negeri, maka KPU tidak bisa membuat TPS dengan begitu saja seperti di dalam negeri.
"Jumlah TPS yang tidak banyak memang membuat antrean terjadi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang
Advertisement
Berita Populer
- Awal 2026, Bupati Gunungkidul Rotasi 110 Pejabat, Ini Daftarnya
- Jadwal Pekan ke-16 BRI Super League, Persija dan Persib Jadi Sorotan
- Malam Tahun Baru 2026 di Eropa Diwarnai Kebakaran dan Korban Jiwa
- 3 WNA Spanyol Belum Ditemukan, Operasi SAR Labuhan Bajo Diperpanjang
- PLN Pastikan Listrik Huntara Aceh Tamiang Siap Dihuni
- Aktor Tambang Ilegal di Tahura Bukit Soeharto di IKN Siap Disidang
- PHRI Ungkap Hunian Hotel Masih Melemah di 2025, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement





