Pupuk Bersubsidi Jaga Produksi Beras Indonesia di Tengah Krisis Global
Pupuk bersubsidi dinilai menjadi kunci peningkatan produksi beras Indonesia. Pemerintah optimistis target swasembada pangan terus tercapai pada 2026.
Toyota Innova siap diekspor dari Indonesia./TMMIN
Harianjogja.com, TANGERANG--Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ada beberapa langkah untuk bisa melakukan ekspor secara besar-besaran. Salah satunya yakni regulasi ekspor yang disederhanakan.
"Jadi untuk mendorong ekspor ini, saya kira regulasi untuk ekspor hampir dikatakan semuanya sudah disederhanakan. Di mana investasi iyang berkaitan dengan barang-barang ekspor atau produk produk subtitusi impor juga diberikan kemudahan," ujarnya di Pabrik Mayora Cikupa, Tangerang, Banten, Senin (18/2/2019).
Jokowi menjelaskan, ekspor tersebut merupakan salah satu kunci untuk memperbaiki neraca perdagangan. Dan juga memperbaiki neraca transaksi berjalan. "Semua sudah mengarah hanya memang nanti misalnnya ada hal-hal yang tak baik perlu dikoreksi yah kita koreksi yang paling penting kecepatan ekspor harus didorong," tuturnya.
Jokowi berharap tahun 2019 ini pertumbuhan ekspor akan terus meningkat. Di mana tahun lalu pertumubuhannya menurun. "Kita tahu tahun lalu, harga kelapa sawit agak turun dikit. Tapi tahun ini kan sudah mulai naik lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Pupuk bersubsidi dinilai menjadi kunci peningkatan produksi beras Indonesia. Pemerintah optimistis target swasembada pangan terus tercapai pada 2026.
Tiket Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026 tembus Rp105 juta akibat sistem dynamic pricing FIFA.
Sony akan menghapus 551 film dari PlayStation Store mulai 1 September 2026 karena lisensi StudioCanal berakhir.
Aljazair vs Austria 3-3 di Piala Dunia 2026 membuat Iran tersingkir meski laga penuh drama enam gol.
Argentina menang 3-1 atas Yordania di Piala Dunia 2026. Messi cetak rekor dan La Albiceleste juara Grup J sempurna.
Harga pangan 28 Juni 2026 fluktuatif. Cabai rawit Rp69 ribu/kg, bawang dan daging masih tinggi menurut data PIHPS BI.