Hipmi Jatim Bantah Mayoritas BPD Tolak Munas di Lampung
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Toyota Innova siap diekspor dari Indonesia./TMMIN
Harianjogja.com, TANGERANG--Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ada beberapa langkah untuk bisa melakukan ekspor secara besar-besaran. Salah satunya yakni regulasi ekspor yang disederhanakan.
"Jadi untuk mendorong ekspor ini, saya kira regulasi untuk ekspor hampir dikatakan semuanya sudah disederhanakan. Di mana investasi iyang berkaitan dengan barang-barang ekspor atau produk produk subtitusi impor juga diberikan kemudahan," ujarnya di Pabrik Mayora Cikupa, Tangerang, Banten, Senin (18/2/2019).
Jokowi menjelaskan, ekspor tersebut merupakan salah satu kunci untuk memperbaiki neraca perdagangan. Dan juga memperbaiki neraca transaksi berjalan. "Semua sudah mengarah hanya memang nanti misalnnya ada hal-hal yang tak baik perlu dikoreksi yah kita koreksi yang paling penting kecepatan ekspor harus didorong," tuturnya.
Jokowi berharap tahun 2019 ini pertumbuhan ekspor akan terus meningkat. Di mana tahun lalu pertumubuhannya menurun. "Kita tahu tahun lalu, harga kelapa sawit agak turun dikit. Tapi tahun ini kan sudah mulai naik lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Ketua BPD Hipmi Jatim Ahmad Salim Assegaf membantah narasi mayoritas BPD Hipmi menolak pelaksanaan Munas XVIII Hipmi di Lampung.
Africa CDC memperingatkan 10 negara Afrika berisiko terdampak wabah Ebola setelah lonjakan kasus di Republik Demokratik Kongo.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Pencerita kuliner Ade Putri Paramadita merekomendasikan Selat Solo sebagai inspirasi olahan daging Iduladha dengan cita rasa akulturasi Jawa dan Belanda
Balai Besar TNBTS menutup seluruh wisata Gunung Bromo pada 30 Mei hingga 2 Juni 2026 selama pelaksanaan ritual Yadnya Kasada.
Pertamina Hulu Energi memperkuat ketahanan energi nasional lewat strategi dual growth dengan pengembangan migas dan bisnis rendah karbon.