Qatar Tahan Swiss 1-1 di Piala Dunia 2026, Gol Injury Time
Qatar menahan imbang Swiss 1-1 di Piala Dunia 2026 lewat gol injury time Boualem Khoukhi di laga Grup B.
Toyota Innova siap diekspor dari Indonesia./TMMIN
Harianjogja.com, TANGERANG--Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ada beberapa langkah untuk bisa melakukan ekspor secara besar-besaran. Salah satunya yakni regulasi ekspor yang disederhanakan.
"Jadi untuk mendorong ekspor ini, saya kira regulasi untuk ekspor hampir dikatakan semuanya sudah disederhanakan. Di mana investasi iyang berkaitan dengan barang-barang ekspor atau produk produk subtitusi impor juga diberikan kemudahan," ujarnya di Pabrik Mayora Cikupa, Tangerang, Banten, Senin (18/2/2019).
Jokowi menjelaskan, ekspor tersebut merupakan salah satu kunci untuk memperbaiki neraca perdagangan. Dan juga memperbaiki neraca transaksi berjalan. "Semua sudah mengarah hanya memang nanti misalnnya ada hal-hal yang tak baik perlu dikoreksi yah kita koreksi yang paling penting kecepatan ekspor harus didorong," tuturnya.
Jokowi berharap tahun 2019 ini pertumbuhan ekspor akan terus meningkat. Di mana tahun lalu pertumubuhannya menurun. "Kita tahu tahun lalu, harga kelapa sawit agak turun dikit. Tapi tahun ini kan sudah mulai naik lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Qatar menahan imbang Swiss 1-1 di Piala Dunia 2026 lewat gol injury time Boualem Khoukhi di laga Grup B.
SPMB SD Gunungkidul 2026 mencatat mayoritas sekolah kekurangan murid. Hanya 36 SD yang mampu memenuhi kuota rombongan belajar.
Polres Bantul menyita 115 botol miras ilegal dari sejumlah lokasi. Polisi juga menyoroti maraknya penjualan miras melalui sistem COD dan online.
Danantara berpotensi mengantongi dividen Rp59,56 triliun dari BUMN dan emiten tambang. ANTM menjadi penyumbang dividen terbesar sektor tambang.
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Apindo menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi menambah tekanan biaya operasional dunia usaha.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi mendorong pelaku wisata DIY melakukan efisiensi operasional. Asita dan GIPI tetap optimistis kunjungan wisatawan tumbuh.