Wow, Penerima Bidikmisi Dapat Subsidi Biaya Hidup

Ilustrasi mahasiswa. (Reuters - Fabian Bimmer)
30 Januari 2019 09:10 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Guna meningkatkan akses pendidikan tinggi, pemerintah memberikan bantuan biaya pendidikan melalui beasiswa bidikmisi. Penerima bidikmisi akan dibebaskan dari biaya pendidikan dan mendapatkan subsidi biaya hidup tiap bulan.

Pendaftaran calon mahasiswa bidikmisi 2019 dilakukan melalui semua jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN) yang meliputi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN), Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) serta Seleksi Mandiri pada perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN/PTN).

Penerima bidikmisi, baik jalur SNMPTN/SBMPTN maupun PMDK-PN/UMPN/Mandiri, nantinya akan mendapatkan pembebasan biaya pendidikan yang dibayarkan ke perguruan tinggi serta mendapatkan subsidi biaya hidup Rp700.000 per bulan.
Selain itu, siswa juga akan mendapat pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk SBMPTN serta seleksi lain yang ditetapkan oleh masing-masing panitia dan perguruan tinggi. Tidak hanya itu, siswa juga mendapatkan penggantian biaya kedatangan pertama.

Pendaftaran SNMPTN//
Tahapan pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019 telah berakhir. Selanjutnya, siswa perlu bersiap-siap untuk melakukan pendaftaran SNMPTN.
Menurut Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi siswa yang dapat melakukan pendaftaran adalah siswa yang memenuhi kriteria pemeringkatan oleh LTMPT. Pendaftaran SNMPTN akan dibuka pekan depan atau pada 4 Februari 2019.

Dalam pendaftaran SNMPTN 2019, siswa pendaftar hanya diperbolehkan untuk memilih maksimal dua program studi (prodi) dalam satu PTN atau dua PTN. “Perlu diperhatikan urutan pilihan PTN dan prodi menyatakan prioritas pilihan,” kata Ravik, Selasa (29/1/2019).

Nantinya, siswa pendaftar akan diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan prodi. Bagi siswa pendaftar yang memilih prodi di dua PTN, jika tidak lulus di PTN pilihan pertama, siswa pendaftar akan diikutkan seleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan ketersediaan daya tampung.

Sedangkan untuk siswa SMK, siswa pendaftar hanya diizinkan memilih prodi yang relevan sesuai ketentuan masing-masing PTN.

Terkait dengan daftar program studi dan daya tampung SNMPTN 2019 dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran dibuka.

Untuk menjaring calon mahasiswa yang berkualitas secara akademik, proses seleksi dilakukan dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lain yang relevan dengan program studi yang dipilih. Panitia SNMPTN juga memperhitungkan rekam jejak kinerja sekolah. Selain itu, seleksi juga menggunakan kriteria seleksi nasional dan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN secara adil, akuntabel, dan transparan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia