Advertisement
DEBAT PILPRES: Prabowo Janjikan Kesejahteraan Penegak Hukum
Prabowo menggelar konferensi pers di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018). - Suara.com/Yosea Arga
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Berbeda dengan Jokowi yang kehabisan waktu saat menyampaikan visi dan misinya dalam Debat Pilpres 2019, calon presiden nomor urut 02 Prabowo memanfaatkan waktu tiga menit dengan lebih baik.
Prabowo mengusung visi Indonesia Menang.
Advertisement
“Karena indikator-indikator menunjukkan kita berada di kondisi tak menguntungkan. Di seluruh dunia ada 300 negara, 30 berhasil, 30 sangat miskin, sisanya di tengah-tengah. Negara berhasil harus swasembada pangan, bahan bakar dan air bersih. Lembaga penegak hukum harus kuat,” ujar Prabowo saat menyampaikan visi misi dalam debat yang disiarkan langsung melalui televisi, Kamis (17/1/2019).
Ihwal penegakan hukum dan HAM, Prabowo mengaku ingin menyelesaikannya dari muara masalah. Dia ingin menjamin kesejahteraan penegak hukum.
“Kita harus menjamin kualitas hidup semua petugas yang berwenang sehingga dia tidak tergoda korupsi. Kita bisa menegakkan kepastian hukum. Hukum untuk semua. Keadilan dan kemakmuran untuk semua,” kata Prabowo.
Di waktu tersisa, calon wakil Presiden Sandiaga Uno menjanjikan hukum yang tidak tebang pilih dan menghadirkan kepastian.
“Sehingga menghasilkan kepastian ekonomi dan menghadirkan keadilan,” kata Sandiaga Uno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mahasiswa Unisa Jogja Terduga Pelaku Kekerasan Diskorsing 2 Semester
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Film Anak Teman Tegar Ajak Mengenal Alam Papua Lewat Persahabatan
- China Dukung Dialog Nuklir Iran-AS di Oman, Tegaskan Jalur Diplomasi
- Dewan Perdamaian Trump Belum Bisa Wujudkan Kemerdekaan Palestina
- Harga Emas UBS dan Galeri24 Turun, Pegadaian Catat Perubahan Hari Ini
- Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Rp72.500 per Kg
- KPK Ungkap Skema Fee Rp850 Juta dalam Kasus Eksekusi Lahan PN Depok
- BMKG: Gempa Susulan Pacitan Mulai Menurun, Warga Diminta Tetap Waspada
Advertisement
Advertisement



