8 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Helikopter
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
Ilustrasi kapal tenggelam./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA-Sebanyak 12 warga Myanmar yang terdampar di Selat Malaka akibat kapal kargo yang mereka tumpangi tenggelam diselamatkan oleh nelayan Aceh Timur. Mereka dievakuasi ke Kuala Idi, Aceh Timur.
“Mereka diselamatkan nelayan kita Indonesia kemudian dibawa ke Idi,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Langsa, Mirza Akbar saat dihubungi Okezone, Rabu (19/12/2018).
Mirza menuturkan berdasarkan informasi dari Panglima Laot, warga Myanmar tersebut berlayar dengan kapal kargo berisi kayu. Mereka berlayar dari Thailand menuju Malaysia.
Di tengah pelayaran, kapalnya pecah dan tenggelam di Selat Malaka. Mereka terapung lalu nelayan dari Aceh Timur yang sedang mencari ikan kemudian menyelamatkan mereka dan membawanya ke darat.
“Mereka sekarang masih (ditangani) di Angkatan Laut,” kata Mirza.
Petugas Kantor Imigrasi Kelas II Langsa, lanjut Mirza, sudah menuju ke lokasi untuk melakukan pendataan. “Anggota saya sudah ke sana,” ujarnya.
Imigrasi belum memutuskan tindakan selanjutnya terhadap warga Myanmar itu, karena masih menunggu penyerahan. “Jadi diserahkan dulu,” pungkas Mirza.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
Sinkhole muncul di dekat rumah Nicolas Cage di Malibu, California. Sebanyak 31 properti dievakuasi karena lubang terus membesar.
Kemenbud menargetkan pembangunan Museum Syekh Yusuf Al-Makassari di Cape Town, Afrika Selatan, dimulai 2027 dengan anggaran Rp62 miliar.
Daftar 5 merek pakan premium kucing, dari Royal Canin, Purina Pro Plan, Hill's Science Diet, Orijen hingga Evocat.
Es tape Rubingin di Buk Begal Panjatan, Kulonprogo, telah berjualan sejak 1975 dan kini mampu menjual sekitar 400 gelas sehari.
Kualitas udara Jakarta masuk tiga terburuk di dunia dengan AQI 158 pada Minggu pagi. Walhi menilai polusi terjadi akibat kegagalan struktural.