Google Investasikan 15 Miliar Dlar AS untuk Perkuat AI di Finlandia
Google investasi US$15 miliar di Finlandia untuk pusat data, energi dan AI. Proyek ini diproyeksikan menciptakan 37.000 lapangan kerja.
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA- Media massa di Indonesia dinilai tidak objektif memberitakan isu seputar Pilpres.
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku mulai gerah dengan sejumlah media massa yang dinilainya tidak objektif dalam pemberitaan. Bahkan, Prabowo sempat menyindir awak media hanya menanti momen dirinya salah bicara.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato di acara Hari Penyandang Disabilitas Internasional di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (5/12/2018). Prabowo sempat curhat kalau seringkali pihaknya diledek kala ingin membantu masyarakat.
"Para petani tebu, beras, tembakau, di mana-mana rakyat tidak merasa pemerintah melindungi mereka. Bahkan kadang-kadang kalau kita ada keinginan untuk bantu rakyat kita, malah kita yang dicemooh dan dinyinyirin," kata Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra ini kemudian menyindir awak media yang hadir di tempat acara. Menurutnya sejumlah media tidak pernah memberitakannya secara objektif.
"Ada wartawan nggak di sini?, mereka ke sini nungguin gue salah ngomong," ujarnya.
Prabowo pun menyinggung media massa, khususnya media televisi yang enggan memberitakan acara Reuni Akbar 212. Prabowo menganggap acara tersebut sebagai peristiwa besar. Namun Prabowo mengaku heran ketika acara yang diselenggarakan di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (2/12/2018) itu tidak diliput media. Padahal menurutnya acara itu dihadiri oleh 11 juta umat muslim.
"Beberapa hari yang lalu ada acara besar di Monas hadir jutaan orang tapi banyak media di Indonesia tidak melihatnya. Ini aneh bin ajaib. Mereka saya katakan kelompok itu menunggu gue salah ngomong kemudian digoreng lagi," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Google investasi US$15 miliar di Finlandia untuk pusat data, energi dan AI. Proyek ini diproyeksikan menciptakan 37.000 lapangan kerja.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan keterlibatan koruptor, mafia, dan pelaku underinvoicing dalam kerusuhan Agustus.
Polda DIY memperkuat patroli dan edukasi masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
KPK memeriksa Kepala BPK Jateng Ahmad Luthfi H. Rahmatullah sebagai saksi kasus dugaan suap pengondisian audit Muara Enim.
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
243 reklame rokok ditemukan tak berizin dan tak bayar pajak di Kulonprogo. DPRD menyoroti potensi kebocoran PAD dari reklame.