Menhub: 130 Penumpang Virgo Transport 8 Masih Dicari Tim SAR
Sebanyak 130 penumpang Kapal Virgo Transport 8 masih dicari setelah 113 orang dievakuasi dari total 243 penumpang.
PDIP luncurkan tagline dan atribut milenial./Suara.com-Dwi Bowo Raharjo
Harianjogja.com, JAKARTA - Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diminta untuk melakukan kampanye-kampanye positif. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengingatkan kadernya akan pesan dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri agar berkampanye positif dan tak lupa membangun kultur yang baik.
"Ibu Megawati, Pak Jokowi berpesan meski kita hadapi fitnah, ujaran kebencian calon pemimpin yang seolah menghalalkan cara, menakuti rakyat, kita tak boleh berubah, kita harus membangun kultur positif," ujar Hasto saat memberi sambutan pada workshop Fraksi PDIP DPRD tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota di Hotel Grand Paragon, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Jumat (23/11/2018).
Hasto mengatakan kepemimpinan Presiden Joko Widodo selalu berpikir positif dan juga segala tindakannya. Hasto bahkan membandingkan Jokowi-Ma\'ruf Amin dengan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Kita lihat di bawah kepemimpinan bapak Joko Widodo beliau sosok yang berpikir positif, dari cara berpikir positif lahirlah tindakan yang positif. Jadi kalau ngomong itu dengan data, dengan rasa, dengan cinta, itulah Pak Jokowi. Berbeda dengan yang di sana," kata Hasto.
Di depan para kadernya, Hasto mengungkit saat Sandiaga melangkahi makam pendiri organisasi Nadhlatul Ulama (NU), KH Bisri Syansuri di Jombang, Jawa Timur. Menurut Hasto, niat baik untuk menghormati keluarga ulama dengan mengunjungi makam justru bertolakbelakang karena tak paham budaya.
"Mau menunjukkan seolah punya kepedulian terhadap keluarga besar Nahdliyin, melakukan tradisi bangsa Indonesia yang baik, dengan datang ke makam pendiri NU, Kiai Bisri tapi karena tak berkebudayaan Indonesia, tak memahami kebudayaan Indonesia bukannya datang ke makam untuk menghormati dan mendoakan tokoh bangsa, tapi justru melangkahi makam tersebut," ucapnya.
Kata Hasto, apa yang dilakukan Sandiaga menunjukkan tak mengertinya sopan-santun dan tata krama budaya Indonesia.
"Ini cermin pemimpin yang tak memahami kebudayaan kita, pemimpin yang terlalu lama dibesarkan di barat, sehingga tak tahu unggah-ungguh [sopan santun/tata krama], tidak tahu bagaimana menjadi pemimpin, seharusnya bangga dengan martabat dan kebudayaan kita," pungkas Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Sebanyak 130 penumpang Kapal Virgo Transport 8 masih dicari setelah 113 orang dievakuasi dari total 243 penumpang.
Janice Tjen mengalahkan Darja Vidmanova 7-6, 6-2 di Guadalajara Open dan melaju ke babak 16 besar.
Emil Audero debut bersama Rayo Vallecano saat kalah 1-4 dari Real Madrid. Tujuh penyelamatan kiper Timnas Indonesia itu dipuji media Spanyol.
Maudy Ayunda meminta maaf setelah dikritik tone deaf dan mengakui kemampuan menjauh dari berita adalah sebuah privilege.
Virgo Transport 8 terbalik di Laut Jawa dan disorot AP, Reuters, serta AFP. Enam meninggal, 108 selamat, 129 masih dicari.
Spalletti mengakui Juventus kehilangan keseimbangan saat kalah 2-3 dari Sassuolo dan menyoroti pertahanan serta performa Kolo Muani.