Airlangga Sebut Indonesia Tetap Menarik bagi Investor, Ini Alasannya
Airlangga sebut Indonesia tetap jadi tujuan investasi meski konflik global meningkat, didukung stabilitas ekonomi dan kawasan.
Anggota Basarnas memindahkan kantung jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018). /ANtara Foto-Akbar Nugroho Guma
Harianjogja.com, PANGKALPINANG-Tiga dari lima Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) korban Lion Air penerbangan JT-610 registrasi pesawat PK-LQP yang jatuh di Perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat pada Senin (29/10/2018) belum terindentifikasi oleh tim DVI Mabes Polri di Jakarta.
"Kami selalu berdoa agar tiga jenazah anggota DPRD provinsi ini bisa segera teridentifikasi dan dimakamkan oleh keluarga di kampung halamannya," kata Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Babel, Didit Srigusjaya di Pangkalpinang, Rabu (14/11/2018).
Ia mengatakan, tiga jenazah anggota DPRD Provinsi Kepulauan Babel yang belum teridentifikasi yaitu H.K Junaidi Ketua Komisi IV, Ahmad Mugni Anggota Komisi II, Mukhtar Rasyid Anggota Komisi III.
Sementara dua jenazah anggota DPRD yang sudah teridentifikasi dan dimakamkan di kampung halamannya yaitu Dolar Anggota Komisi II dan Mudiman Anggota Komisi III.
"Dalam waktu dekat ini saya akan ke Jakarta untuk berkoordinasi dan memantau proses identifikasi jenazah korban pesawat nahas ini," katanya.
Ia bersama anggota DPRD Provinsi Babel lainnya selalu berdoa agar seluruh jenazah korban pesawat Lion Air ini segera teridentifikasi oleh tim medis Polri di Jakarta.
"Kami berharap jenazah-jenazah saudara-saudara terindentifikasi secepat mungkin, paling tidak keluarga korban bisa mengebumikan di kampung halamannya," ujarnya.
Ia juga berharap keluarga korban selalu diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapi musibah ini.
"Mudah-mudahan doa dari istri dan anak-anak korban dikabulkan Allah SWT dan jenazah suami dan bapak dari anak-anak ini segera diidentifikasi," tandas Didit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Airlangga sebut Indonesia tetap jadi tujuan investasi meski konflik global meningkat, didukung stabilitas ekonomi dan kawasan.
Penerapan parkir QRIS di Bantul belum direalisasikan. Dishub masih mematangkan aplikasi, koordinasi dengan BPD DIY, dan kesiapan juru parkir.
Menonton film dan serial digital menjadi cara siswa SMAN 1 Sleman mengurangi stres setelah ujian sekaligus memulihkan energi dari aktivitas belajar.
HIPMI DIY meminta evaluasi Program Makan Bergizi Gratis tidak merugikan UMKM mitra yang telah berinvestasi besar untuk mendukung program pemerintah.
Psikolog menjelaskan kebutuhan akan kontrol, hilangnya empati, dan kemarahan terpendam dapat menjadi faktor pemicu tindakan penyekapan dan penyiksaan.
Penanganan kawasan kumuh Sleman menghadapi kendala anggaran dan status lahan, namun target penataan permukiman terus ditingkatkan hingga 2029.