ATSI: Penerapan MNP di Indonesia Bisa Butuh Waktu 34 Tahun
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Harianjogja.com, MANOKWARI — Bupati Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, menetapkan status darurat bahan bakar minyak (BBM) atas kelangkaan premium, solar dan minyak tanah di daerah tersebut sejak beberapa waktu lalu.
Sekretaris Daerah Teluk Wondama, Denny Simbar di Wasior, Rabu (8/11/2018) menyatakan, krisis BBM di Teluk Wondama sudah terjadi sejak hampir sepekan terakhir. Hal ini lantaran tidak ada pasokan premium, solar maupun minyak tanah khusus untuk bulan Oktober.
Sesuai jadwal seharusnya per 26 Oktober pasokan BBM dari Manokwari sudah masuk ke Wasior. Namun tidak terealisasi karena kapal pengangkut sedang docking untuk pemeliharaan rutin.
Bupati Imburi telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan keadaan darurat BBM jenis premium, solar dan minyak tanah. Status darurat akan berlangsung selama tujuh hari terhitung sejak 5 hingga 11 November 2018.
Dengan status darurat BBM tersebut, Pemkab telah mengambil langkah pemulihan dengan membeli 75 ton premium nonsubdisi di Kabupaten Nabire, Papua.
Upaya ini dilakukan untuk menjaga agar kekosongan BBM tidak berlangsung lama dan berdampak pada lumpuhnya aktivitas perekonomian maupun aktivitas sosial lainnya.
"Pemda berkewajiban menjaga agar kelangkaan BBM tidak berdampak pada naiknya harga barang yang akhirnya bisa memicu inflasi," katanya.
Selain membeli BBM ke Nabire, kata Denny, Pemda juga telah mengirim kapal dari Wasior ke Manokwari untuk mengambil stok premium bersubsidi yang menjadi jatah Wondama untuk bulan Oktober.
Stok premium bersubdisi itu tertahan di Manokwari, karena kapal tanker yang biasa dipakai distributor BBM sedang memasuki masa docking untuk pemeliharaan rutin.
"Ada 120 ton bensin subsidi dari Manokwari. Kalau itu sudah masuk kita harapkan sudah bisa normal kembali," kata Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Teluk Wandoma, Ekbertson Karubuy pada wawancara terpisah.
Ekber mengklaim, kekosongan BBM yang telah mengakibatkan aktivitas warga terhambat selama satu pekan ini murni disebabkan kendala transportasi, bukan karena aksi penimbunan atau bentuk penyalahgunaan lainnya.
"Kami bersama tim pengendali inflasi daerah sudah turun cek ke pengkalan dan pengecer memang tidak ada penimbunan. Semua drum kosong karena tidak ada pasokan yang masuk," ucap Ekber.
Kapolres Teluk Wondama AKBP Murwoto sebelumnya juga telah memperingatkan para pengecer juga pihak lainnya agar tidak memanfaatkan kelangkaan yang terjadi untuk mengeruk keuntungan dengan cara menjual premium dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET).
"Saya ingatkan jangan kita menari-nari di atas penderitaan orang," kata Kapolres.
Namun fakta di lapangan berbicara lain. Dalam beberapa terakhir, harga premium yang entah didatangkan dari mana dilepas dengan harga selangit mencapai Rp20 ribu/liter. Bahkan ada yang menjual Rp35 ribu/liter.
Solfi Rumkorem, warga kampung Manopi mengaku terpaksa membeli dengan harga yang cukup tinggi itu karena tidak punya pilihan lain.
"Terpaksa beli, dari pada motor tidak bisa jalan," ucap Solfi yang juga mengeluhkan naiknya tarif ojek yang mencapai dua kali lipat dari harga normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
ATSI memperkirakan penerapan MNP di Indonesia membutuhkan waktu 3–4 tahun karena tantangan teknis, regulasi, dan biaya.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.