Polrestabes Semarang Optimistis Ungkap Misteri Mayat Tanpa Kepala dan Terbakar
Penemuan mayat tanpa kepala dan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022), hingga kini masih menjadi misteri.
Direktur Materi Debat Kampanye Prabowo-Sandi, Sudirman Said (kedua dari kiri) saat menghadiri deklarasi pemenangan Prabowo-Sandi di Kebumen, Minggu (14/10/2018). (Istimewa-Sudirman Said Center)
Harianjogja.com, KEBUMEN — Pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat dukungan dari sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di Jawa Tengah.
Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) di Kebumen mendeklarasikan dukungan untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Minggu (14/10/2018).
Massa yang terdiri dari Front Pembela Islam (FPI), Forum Umat Islam (FUI), Jaringan Ustaz, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Bina Insani, Milenial Kebumen, dan komunitas lainnya itu lantas mendeklarasikan diri sebagai sukarelawan Prabowo-Sandi (Padi) di Jl. Yos Sudarso Timur, Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, Kebumen.
Deklarasi tim pemenangan Prabowo-Sandi di wilayah Kedu Raya itu turut dihadiri Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan, dan Direktur Materi Debat Kampanye, Sudirman Said.
Sudirman mengatakan sangat mengapresiasi kerja keras para sukarelawan di Kebumen dan Kedu Raya dalam proses pemenangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.
“Kami apresiasi kerja keras sukarelawan dalam Pilgub Jateng kemarin, karena di Kebumen bisa menang dengan perolehan 56%. Tentu momentum baik itu bisa kita lanjutkan pada Pilpres 2019,” ujar Sudirman dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Minggu.
Dalam kesempatan itu, Sudirman juga menyebutkan alasan perlunya pergantian presiden pada 2019. Ia menganggap pemerintah saat ini telah gagal, menyusul terpuruknya perekonomian.
“Dari 15 indikator pencapaian pembangunan nasional, saat ini hanya satu yang tercapai, yakni menjaga inflasi. Sementara target-target lain tidak,” imbuh Sudirman.
Sudirman juga menyebut masalah utang dan nilai tukar rupiah yang rendah menjadi bukti gagalnya pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
“Kata siapa dolar naik tak berpengaruh, tempe dibeli dengan dolar. Sebagian besar kedelai impor, ini tentu sangat berefek terhadap rakyat kecil,” imbuh mantan Cagub Jateng 2018 itu.
Sementara itu, Ferry Mursyidan Baldan menyebut ada beberapa alasan mengapa pihaknya yakin Prabowo-Sandi menang dalam Pilpres 2019.
"Pertama ini adalah pasangan saling melengkapi, Saleh iya, tegas iya, good looking iya. Kedua faktor partai pendukung juga solid,” ujar mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang itu.
Ferry pun meminta seluruh sukarelawandi Indonesia untuk terus mempromosikan Prabowo-Sandi. Menjaga kesantunan dan terus bergerak menggalang dukungan untuk Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Penemuan mayat tanpa kepala dan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022), hingga kini masih menjadi misteri.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.